
Photo
JawaPos.com - Buah zaitun sudah lama dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Ternyata tak hanya buahnya, tetapi daunnya juga bisa bermanfaat. Ekstrak daun zaitun memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan.
Orang-orang di wilayah Mediterania telah lama menggunakan daun pohon zaitun sebagai bagian dari makanan mereka dan dalam pengobatan tradisional. Daun zaitun mengandung beberapa polifenol utama, seperti oleacein dan oleuropein. Penelitian menunjukkan bahwa kandungan itu dapat membantu melindungi dari berbagai kondisi, seperti penyakit jantung dan kanker.
Dalam laman Oleaft disebutkan minum rebusan daun zaitun mengandung lebih banyak antioksidan dan vitamin C dari pada teh hijau. Daun zaitun dapat diseduh sesuai selera sendiri. Seduh daun selama beberapa menit dan minum. Bisa juga tambahkan lemon atau madu untuk menambah rasa. Baik juga jika diminum dingin.
Diyakini oleh para ilmuwan bahwa zat oleuropein, yang terkandung dalam daun zaitun berguna untuk perawatan dan penyembuhan. Peneliti Eropa menemukan bahwa oleuropein efektif menurunkan tekanan darah dan meningkatkan aliran darah.
Photo
Duan zaitun dibikin ekstrak (Medical News Today)
Penelitian yang dilakukan pada akhir 1960-an oleh para ilmuwan di perusahaan farmasi besar menunjukkan bahwa bahan aktif dari rebusan daun zaitun yang disebut asam elenolat sangat efektif dalam menghambat virus agar tidak tumbuh, termasuk yang terkait dengan flu biasa pada manusia. Dilansir dari Medical News Today, Sabtu (16/11), ada beberapa manfaat rebusan daun zaitun untuk kesehatan, di antaranya,
1. Turunkan Berat Badan
Daun zaitun mengandung oleuropein, yang merupakan polifenol yang dapat membantu mencegah penambahan berat badan. Dalam sebuah studi 2016, para peneliti memberikan oleuropein secara oral pada tikus dengan obesitas. Setelah 8 minggu, tikus memiliki berat badan lebih rendah, lebih sedikit jaringan lemak, dan profil metabolik yang lebih baik.
Studi lain pada 2014 menemukan bahwa suplementasi oleuropein mengurangi berat badan dan penambahan berat badan pada tikus yang mengonsumsi makanan tinggi lemak. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak daun zaitun mengandung oleuropein untuk mengurangi kenaikan berat badan dan menurunkan risiko obesitas. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi kemungkinan manfaat kesehatan ini pada manusia.
2. Turunkan Kolesterol Jahat
Studi menunjukkan bahwa ekstrak daun zaitun dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik. Dalam sebuah studi tahun 2015 pada tikus yang diberi makanan dengan kolesterol jahat, setelah mengonsumsi ekstrak daun zaitun, kadar kolesterolnya turun lebih rendah.
Temuan ini juga berlaku untuk manusia. Sebuah studi pada 2008 membandingkan efek suplementasi makanan dengan ekstrak daun zaitun.
Setelah 8 minggu, tim menemukan bahwa ekstrak daun zaitun secara signifikan menurunkan kadar kolesterol LDL (jahat).
3. Kendalikan Tekanan darah
Ekstrak daun zaitun dapat membantu mengobati hipertensi, atau tekanan darah tinggi. Dalam sebuah penelitian 2011, para peneliti mengacak orang dengan hipertensi stadium 1 untuk mengambil 500 miligram (mg) ekstrak daun zaitun atau 12,5-25 mg kaptopril, obat untuk tekanan darah tinggi, dua kali per hari.
Setelah 8 minggu, tekanan darah secara signifikan lebih rendah untuk kedua kelompok. Tim menyimpulkan bahwa ekstrak daun zaitun sama efektifnya dalam menurunkan tekanan darah pada orang dengan hipertensi stadium 1 seperti kaptopril.
Dalam penelitian lain pada 2017, para peneliti mengambil acak orang dengan hipertensi stadium 1 untuk mengambil ekstrak daun zaitun yang mengandung 136 mg oleuropein atau plasebo setiap hari. Setelah 6 minggu, orang-orang yang mengonsumsi ekstrak daun zaitun memiliki tekanan darah jauh lebih rendah daripada mereka yang menggunakan obat.
4. Kendalikan Diabetes Tipe 2
Ekstrak daun zaitun juga dapat membantu mengurangi risiko seseorang terkena diabetes tipe 2. Dalam study Trusted Source 2013, para peneliti mengambil acak 46 pria paruh baya yang kelebihan berat badan untuk mengonsumsi ekstrak daun zaitun atau obat.
Setelah 12 minggu, orang-orang yang mengonsumsi ekstrak daun zaitun mengalami peningkatan signifikan dalam sensitivitas insulin dan respon pankreas dibandingkan dengan mereka yang menggunakan obat. Meski begitu tetap harus mengikuti petunjuk dokter.
Dosis
Tidak ada pedoman resmi tentang berapa banyak ekstrak daun zaitun yang harus dikonsumsi seseorang. Dalam studi pada manusia, responden biasanya mengonsumsi 500-1.000 mg ekstrak daun zaitun standar per hari. Bisa dalam rebusan atau suplemen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022