
Ilustrasi seorang perempuan mengalami kram menstruasi, salah satu tanda tubuh kekurangan magnesium. (Diana.grytsku/Freepik).
JawaPos.com - Nyeri perut saat menstruasi kerap mengganggu aktivitas. Apalagi nyeri yang dialami setiap wanita berbeda-beda, bahkan ada yang sampai nyeri berkepanjangan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Menstruasi merupakan hal yang biasa terjadi kepada wanita yang sudah memasuki masa puber. Ditandai dengan menstruasi, wanita dianggap sudah dewasa dan merupakan proses alami pada sistem reproduksi wanita.
Dilansir dari siloamhospitals.com pada (16/1) bahwa menstruasi merupakan kondisi yang ditandai dengan pelepasan sel telur dari indung telur menuju tuba falopi, dan penebalan dinding rahim atau endometrium. Jika tidak adanya pembuahan, lapisan endometrium akan meluruh yang menyebabkan keluarnya darah melalui vagina.
Fase menstruasi biasanya berlangsung selama 3 sampai 7 hari. Saat menstruasi pertama, biasanya wanita akan merasakan nyeri kram atau dikenal dengan istilah dilep.
Tapi, jika dilep menyerang, jangan buru-buru untuk meminum obat anti nyeri. Kamu bisa mencoba beberapa cara yang bisa membantu meredakan nyeri perut.
Dilansir dari mitrakeluarga.com pada (16/1), berikut cara yang bisa dilakukan saat nyeri haid menyerang:
1. Kompres Air Hangat
Saat nyeri perut karena menstruasi, cobalah untuk mengompres perut dengan air hangat. Kamu bisa menggunakan botol, kain, atau bahkan tempat khusus untuk kompres perut.
2. Olahraga
Meskipun perut tengah sakit, kamu bisa mencoba olahraga ringan, lho! Hal ini supaya aliran darah tetap lancar dan terhindar dari nyeri perut yang sangat menyiksa.
3. Relaksasi
Cara yang ketiga adalah dengan mencoba relaksasi, seperti yoga dan latihan pernapasan
4. Jangan Stress Berlebihan
Sebisa mungkin hindari stres yang berlebihan. Selain untuk meredakan nyeri perut, stres yang berlebihan tentunya tidak baik bagi kesehatan tubuhmu.
