Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Januari 2025, 02.19 WIB

Waspada Anoreksia Nervosa: Gejala, Penyebab, dan Cara Pemulihan Efektif untuk Hidup Sehat dan Bahagia

Ilustrasi mengalami gejala anoreksia nervosa. (Freepik) - Image

Ilustrasi mengalami gejala anoreksia nervosa. (Freepik)

JawaPos.com – Gangguan makan seperti anoreksia nervosa dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Kondisi ini seringkali melibatkan ketakutan yang mendalam terhadap kenaikan berat badan dan pandangan tubuh yang tidak realistis.

Anoreksia nervosa adalah gangguan makan yang ditandai dengan pengurangan asupan makanan secara ekstrem. Kondisi ini sering disertai dengan pandangan tubuh yang menyimpang, meskipun berat badan sudah berada di bawah normal.

Memahami anoreksia membantu mengidentifikasi tanda-tandanya lebih awal. Penanganan yang tepat dapat mencegah dampak lebih lanjut pada kesehatan fisik dan mental.

Berikut waspada anoreksia nervosa tentang gejala, penyebab, dan cara pemulihan efektif untuk hidup sehat dan bahagia dilansir dari laman Mentalhealth.

1. Gejala Utama Anoreksia

Gejala anoreksia dapat sangat beragam. Penurunan berat badan yang drastis sering menjadi tanda utama.

Kondisi ini juga ditandai dengan munculnya rambut halus di tubuh akibat tubuh mencoba menjaga suhu tetap hangat. Masalah pencernaan seperti sembelit dan perut kembung kerap terjadi.

Penderita sering memiliki kebiasaan makan yang tidak biasa, seperti memotong makanan menjadi potongan kecil atau makan dengan sangat lambat. Pikiran obsesif terkait berat badan dan makanan mendominasi kehidupan sehari-hari, mengurangi kualitas hidup secara keseluruhan.

2. Faktor Penyebab Anoreksia

Penyebab anoreksia melibatkan kombinasi faktor psikologis, sosial, dan biologis. Harga diri rendah sering menjadi pemicu utama, di mana individu merasa tidak cukup baik.

Tekanan sosial dari standar kecantikan juga dapat mempengaruhi persepsi seseorang terhadap tubuhnya. Faktor genetik dan ketidakseimbangan zat kimia di otak turut berperan dalam meningkatkan risiko gangguan ini.

Stres yang sulit diatasi sering kali memperburuk kondisi. Kombinasi berbagai faktor ini menjadikan anoreksia sebagai gangguan yang kompleks dan memerlukan perhatian khusus.

3. Pentingnya Bantuan Profesional

Bantuan profesional menjadi langkah penting untuk pemulihan. Dokter dapat membantu menilai kondisi fisik dan memberikan rujukan ke spesialis gangguan makan.

Terapi bicara seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dapat membantu mengatasi pikiran negatif tentang tubuh dan makanan. Dalam beberapa kasus, perawatan rawat inap mungkin diperlukan untuk mengatasi kondisi berat badan yang sangat rendah.

Editor: Edy Pramana
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore