
seseorang yang tidak pernah mengunggah foto atau status di media sosial (Freepik/pressfoto)
JawaPos.com - Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Banyak orang membagikan berbagai hal secara terbuka—mulai dari foto liburan, aktivitas harian, hingga perasaan pribadi. Namun, ada juga sebagian orang yang memilih untuk tidak pernah atau sangat jarang mengunggah foto dan status pribadi di media sosial.
Bagi sebagian orang, perilaku ini terlihat aneh atau misterius. Mereka sering dianggap terlalu tertutup, tidak aktif secara sosial, atau bahkan dicurigai memiliki sesuatu yang disembunyikan. Padahal dalam perspektif psikologi, pilihan untuk tidak membagikan kehidupan pribadi di media sosial bisa mencerminkan beberapa karakter kepribadian yang cukup kuat dan sehat.
Dilansir Geediting.com, terdapat tujuh kepribadian yang sering dimiliki oleh orang yang jarang atau tidak pernah mengunggah foto maupun status pribadi di media sosial.
1. Menghargai Privasi Secara Mendalam
Salah satu karakter paling umum adalah mereka sangat menghargai privasi. Bagi mereka, tidak semua hal harus diketahui oleh orang lain, terutama orang yang tidak benar-benar dekat.
Mereka cenderung percaya bahwa kehidupan pribadi lebih baik dijaga dalam lingkaran yang terbatas, seperti keluarga atau sahabat dekat. Dalam pandangan mereka, kebahagiaan, kesedihan, atau pencapaian pribadi tidak perlu selalu dipublikasikan untuk mendapatkan pengakuan.
Orang seperti ini biasanya lebih selektif dalam membagikan informasi tentang dirinya.
2. Tidak Bergantung pada Validasi Sosial
Media sosial sering kali menjadi tempat orang mencari pengakuan melalui “like”, komentar, atau jumlah pengikut. Namun orang yang jarang memposting biasanya tidak terlalu membutuhkan validasi semacam ini.
Mereka tidak merasa harga dirinya meningkat hanya karena unggahan mereka mendapatkan banyak respons dari orang lain. Kepercayaan diri mereka lebih berasal dari pencapaian nyata dan penilaian diri sendiri, bukan dari reaksi dunia maya.
Hal ini membuat mereka cenderung lebih stabil secara emosional.
3. Lebih Fokus pada Kehidupan Nyata
Banyak penelitian psikologi menunjukkan bahwa orang yang tidak terlalu aktif di media sosial sering kali lebih fokus pada kehidupan nyata dibandingkan kehidupan digital.
Mereka lebih memilih menghabiskan waktu untuk:
membangun hubungan secara langsung

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
