
Mario Dandy Satriyo saat tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (4/4). Dia sempat diberitahu oleh awak media bahwa ayahnya, Rafael Alun Trisambodo, ditahan KPK.
JawaPos.com - Mario Dandy tidak berkata sepatah kata pun saat ditanya awak media perihal penetapan tersangka dan ditahannya ayahnya Rafael Alun oleh KPK terkait dugaan gratifikasi. Hal ini buntut dari kasus penganiayaan yang dilakukan Dandy kepada David Ozora.
Pertanyaan awak media dilontarkan kepada Mario Dandy Satriyo saat dia akan bersaksi di sidang lanjutan kasus penganiyaan berat berencana dengan terdakwa AG, 15, di PN Jakarta Selatan, Selasa (4/4)
Setibanya di PN Jakarta Selatan, Selasa (5/4) pagi, Mario sempat ditanya oleh awak media perihal penetapan status tersangka ayahnya, Rafael Alun Trisambodo.
Disinggung hal itu, Mario Dandy terlihat terkejut dan terdiam seribu bahasa. Anak mantan pejabat pajak itu itu lalu merespons dengan anggukan kepala.
Seperti diketahui, KPK resmi menahan tersangka kasus dugaan gratifikasi, Rafael Alun Trisambodo pada Senin (3/4). Saat ini, Rafael Alun sudah ditahan setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.
Ayah Mario Dandy itu ditahan sampai 20 hari ke depan di Rutan KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif dalam kasus dugaan gratifikasi perpajakan.
Dalam penahanan ayah Mario Dandy ini, KPK juga turut menyita safe deposit box senilai Rp 32 miliar milik Rafael Alun di salah satu bank BUMN.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022