
Pelaksanaan pembelajaran tatap muka di SMPN 1 Surabaya. Alfian Rizal/JawaPos
JawaPos.com–Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) akan diselenggarakan pada Senin (30/8). Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyatakan seluruh wali murid sudah menyetujui hal itu.
”Wali murid sudah setuju semua,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi pada Sabtu (28/8).
Sebelumnya, dinas pendidikan sudah membagikan angket persetujuan sekolah tatap muka kepada wali murid. Dari angket itu, wali murid mengisi lembar persetujuan untuk PTM.
Wahid menegaskan, PTM hanya dilangsungkan di wilayah level 1, 2, dan 3. Bagi ssiwa di wilayah itu, mereka tidak wajib vaksin. ”PTM nggak wajib vaksin. Asalkan di kabupaten/kota wilayahnya masuk level 1, 2, dan 3,” ucap Wahid Wahyudi.
Untuk mekanisme PTM di wilayah-wilayah tersebut, satu kelas hanya diisi 50 persen dari jumlah total siswa. Bila dihitung dari total siswa per kelas, hanya akan ada belasan siswa di satu kelas. ”Mekanisme yang masuk zona 1, 2, dan 3, per kelas yang boleh maksimal 50 persen. Kondisi normal isinya 36. Kondisi sekarang 18 siswa,” beber Wahid Wahyudi.
Selain mengatur siswa, keberadaan guru juga diperhatikan. Guru yang mengajar dilarang berkeliling dalam kelas. ”Cuma boleh di depan. Meminimalisir kontak,” tutur Wahid Wahyudi.
Aturan lain adalah meniadakan kegiatan salat zuhur bersama-sama. Sehingga sekolah akan diselesaikan sebelum siang.
”PTM terbatas ini berakhir sebelum zuhur. Nggak ada kerumunan di sekolah. Cuma 4 jam pelajaran,” terang Wahid Wahyudi.
Berdasar Inmendagri No. 35 Tahun 2021, sebanyak 2 kabupaten di Jawa Timur sudah masuk level 2 yakni Sampang dan Pamekasan. Yang sudah masuk level 3 ada 18 kabupaten/kota, yakni Kabupaten Pasuruan, Pacitan, Sumenep, Probolinggo, Tuban, dan Kabupaten Jember.
Kemudian Kabupaten Bojonegoro, Situbondo, Bondowoso, Kabupaten Nganjuk, Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Lamongan, Gresik, dan Kabupaten Bangkalan.
Berdasarkan Inmendagri Nomor 35, sebanyak 20 kabupaten/kota tersebut sudah dimungkinkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dengan disertai protokol kesehatan yang ketat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022