
Warga Palestina memeriksa bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Khan Younis, Jalur Gaza bagian selatan, pada Jumat, 9 Oktober 2026. (AP)
JawaPos.com - Khaled Quzmar, direktur eksekutif Palestinian Center for Child Rights memperingatkan kondisi yang semakin buruk yang alami anak-anak Palestina yang ditahan di penjara-penjara pendudukan Israel.
Peringatan itu muncul di tengah laporan yang mendokumentasikan penyiksaan, kelaparan, dan pengabaian medis, sementara organisasi HAM menghadapi kesulitan mengakses penjara-penjara untuk meninjau kondisi mereka.
Ketika berbicara kepada Voice of Palestine, Kamis (15/10), Quzmar mengatakan pasukan pendudukan Israel telah menahan lebih dari 2.000 anak sejak awal perang genosida, dengan sedikitnya 350 anak masih ditahan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022