Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Januari 2025, 23.11 WIB

Virus HMPV yang Merebak di Tiongkok Dikabarkan Sudah Sampai Malaysia!

Ilustrasi: Virus HMPV merebak di Tiongkok, masyarakat khawatir seperti Covid-19 yang lalu. (India today). - Image

Ilustrasi: Virus HMPV merebak di Tiongkok, masyarakat khawatir seperti Covid-19 yang lalu. (India today).

JawaPos.com - Malaysia dikabarkan telah melihat peningkatan yang signifikan dalam kasus metapneumovirus manusia atau virus HMPV dalam beberapa waktu terakhir. Informasi tersebut datang bahkan ketika Tiongkok melaporkan lonjakan tajam dalam penyakit pernapasan selama beberapa minggu terakhir. 
 
Dilansir dari LiveMint, Kementerian Kesehatan India juga mengadakan pertemuan untuk mengupdate beban kasus tersebut yang meningkat pada hari Sabtu. Namun pihak berwenang bersikeras bahwa tidak ada alasan untuk khawatir saat ini.
 
Menurut laporan Strait Times, Kementerian Kesehatan Malaysia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mencatat bahwa infeksi saluran pernafasan akan terus ada. Malaysia mencatat 327 kasus HMPV pada tahun 2024, peningkatan sebesar 45 % dari 225 kasus yang dilaporkan pada tahun 2023.
 
Masyarakat juga diingatkan untuk menjalankan protokol sanitasi dengan tepat seperti mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, dan menutup hidung dan mulut saat batuk atau bersin. 
 
Namun pihak berwenang berusaha meredakan kekhawatiran dan bersikeras bahwa lonjakan infeksi saluran pernapasan pada awal dan akhir tahun merupakan fenomena yang diperkirakan terjadi.
 
 
Tiongkok sendiri baru-baru ini mengalami lonjakan penyakit pernapasan, dengan foto dan video orang-orang yang memakai masker di rumah sakit menjadi viral di media sosial. 
 
Namun pihak berwenang menyebutnya sebagai 'kejadian musim dingin' dan bersikeras bahwa perjalanan ke Tiongkok benar-benar aman. Situasi ini telah memicu kekhawatiran ketika dunia terus pulih dari pandemi Covid-19.
 
Sebagai informasi, HMPV adalah virus pernapasan umum yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan bawah dan atas. Ini bukanlah penemuan baru dan kasus-kasus telah dilaporkan dari berbagai negara selama bertahun-tahun. 
 
Tidak ada pengobatan antivirus khusus untuk HMPV saat ini dan pencegahan merupakan landasan pengendalian penyebarannya.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore