Logo JawaPos
 - Image
19 Maret 2026, 08.52 WIB

Ritual Tawur Agung Kesanga

 - Image

Menjelang perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, umat Hindu di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, menggelar ritual Tawur Agung Kasanga yang dipusatkan di Pura Sasana Bina Yoga, Rabu malam (18/03/2026). (Sofan/ Jawa Pos Ra

 - Image

Menjelang perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, umat Hindu di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, menggelar ritual Tawur Agung Kasanga yang dipusatkan di Pura Sasana Bina Yoga, Rabu malam (18/03/2026). (Sofan/ Jawa Pos Ra

 - Image

Menjelang perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, umat Hindu di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, menggelar ritual Tawur Agung Kasanga yang dipusatkan di Pura Sasana Bina Yoga, Rabu malam (18/03/2026). (Sofan/ Jawa Pos Ra

 - Image

Menjelang perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, umat Hindu di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, menggelar ritual Tawur Agung Kasanga yang dipusatkan di Pura Sasana Bina Yoga, Rabu malam (18/03/2026). (Sofan/ Jawa Pos Ra

 - Image

Menjelang perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, umat Hindu di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, menggelar ritual Tawur Agung Kasanga yang dipusatkan di Pura Sasana Bina Yoga, Rabu malam (18/03/2026). (Sofan/ Jawa Pos Ra

 - Image

Menjelang perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, umat Hindu di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, menggelar ritual Tawur Agung Kasanga yang dipusatkan di Pura Sasana Bina Yoga, Rabu malam (18/03/2026). (Sofan/ Jawa Pos Ra

 - Image

Menjelang perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, umat Hindu di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, menggelar ritual Tawur Agung Kasanga yang dipusatkan di Pura Sasana Bina Yoga, Rabu malam (18/03/2026). (Sofan/ Jawa Pos Ra

Menjelang perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, umat Hindu di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, menggelar ritual Tawur Agung Kasanga yang dipusatkan di Pura Sasana Bina Yoga, Rabu malam (18/03/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini dimeriahkan dengan arak-arakan Ogoh-ogoh, tiga patung raksasa yang menjadi simbol kekuatan negatif atau sifat buruk manusia. Meski Diguyur hujan, warga sekitar pun tampak antusias memadati pinggir jalan untuk menyaksikan prosesi budaya tahunan tersebut, tak hanya umat hindu, umat muslim pun turut menyemarakkan pawai dengan mengusung ogoh-ogoh . Pemangku Pura Sasana Bina Yoga, Mangku Katiran Yudianto, menjelaskan bahwa ritual ini merupakan bagian tak terpisahkan dari persiapan batin sebelum memasuki masa penyepian. "Arak-arakan Ogoh-ogoh ini menyimbolkan upaya kita untuk menghilangkan angkara murka dan sifat-sifat buruk dalam diri manusia. Dengan memusnahkan simbol tersebut, kita diharapkan siap secara spiritual sebelum menjalani Tapa Brata Penyepian esok hari," ujar Mangku Katiran di sela-sela kegiatan. Lebih lanjut, Mangku Katiran menekankan pentingnya menjaga keharmonisan, terutama karena perayaan Nyepi tahun ini berdekatan dengan bulan suci Ramadhan dan persiapan menjelang Idul Fitri bagi umat Muslim. "Kami membawa pesan perdamaian antar umat beragama. Mari kita saling menghormati dan menjaga toleransi, apalagi saudara-saudara kita umat Muslim juga akan segera merayakan Idul Fitri. Keberagaman ini adalah kekuatan kita untuk hidup rukun berdampingan," pesannya. Setelah diarak keliling desa, Ogoh-ogoh tersebut kemudian dibakar sebagai simbol pembersihan alam semesta (Buana Agung) dan diri sendiri (Buana Alit) dari segala marabahaya dan pengaruh negatif. (Sofan/ Jawa Pos Radar Mojokerto)
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore