Sekolah Ramadhan Bagi Siswa Penyandang Disabilitas
Sejumlah siswa penyandang disabilitas didampingi guru mengikuti kegiatan program sekolah Ramadhan Fest di SLB Negeri Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
Sejumlah siswa penyandang disabilitas didampingi guru mengikuti kegiatan belajar mengajar dalam program sekolah Ramadhan Fest di SLB Negeri Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
Sejumlah siswa penyandang disabilitas didampingi guru mengikuti kegiatan belajar mengajar dalam program sekolah Ramadhan Fest di SLB Negeri Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
Sejumlah siswa penyandang disabilitas didampingi guru mengikuti kegiatan belajar mengajar dalam program sekolah Ramadhan Fest di SLB Negeri Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
Sejumlah siswa penyandang disabilitas didampingi guru mengikuti kegiatan program sekolah Ramadhan Fest di SLB Negeri Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
Sejumlah siswa penyandang disabilitas didampingi guru mengikuti kegiatan program sekolah Ramadhan Fest di SLB Negeri Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
Sejumlah siswa penyandang disabilitas didampingi guru mengikuti kegiatan program sekolah Ramadhan Fest di SLB Negeri Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
Sejumlah siswa penyandang disabilitas didampingi guru mengikuti kegiatan belajar mengajar dalam program sekolah Ramadhan Fest di SLB Negeri Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
Sejumlah siswa penyandang disabilitas didampingi guru mengikuti kegiatan belajar mengajar dalam program sekolah Ramadhan Fest di SLB Negeri Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). Kegiatan pembelajaran kurikuler sekolah Ramadhan yang diikuti sebanyak 478 siswa berkebutuhan khusus dari jenjang TK, SD, SMP, SMA/SMK tersebut digelar selama 12 hari bertujuan meningkatkan keimanan, ketaqwaan, dan pemahaman agama Islam bagi siswa berkebutuhan khusus melalui pendekatan praktis. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)