
Ade Komarudin
JawaPos.com - Mantan Ketua DPR Ade Komarudin mengaku Indonesia diserbu oleh para pekerja asing ilegar asal Tiongkok. Hal itu dia ketahui setelah melakukan kunjungan kerja ke Cilegon, Banten beberapa waktu lalu.
Menurut laporan yang diterimanya, setidaknya ada 2000 buruh kasar asal Tiongkok.
"Tenaga kerja asing saya kira itu faktanya memang cukup besar," ujar Akom, sapaannya, di Komplek Widya Chandra, Sudirman, Jakarta, Minggu (25/12).
Sementara itu, politikus Partai Golkar juga mendapatkan informasi kalau tenaga kerja asal Tiongkok bisa datang ke Indonesia dengan dibantu oleh oknum aparat. Hal itu seperti aduan dari masyarakat yang terjadi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tenggah.
"Mereka diangkut oleh orang yang badannya tegap-tegap dengan truk tronton, tapi itu benar atau tidak Allah hualam," katanya.
Karenanya, dengan banyaknya tenaga kerja asing ilegal itu pemerintah harus bisa bekerja sama dengan DPR untuk mencari solusinya. Pasalnya serbuan tenaga asing ilegal tidak bisa didiamkan.
"Pemerintah bekerja sama dengan legislatif dengan baik dan pekerja asing harus dikembalikan," pungkasnya.
Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Binwasnaker Kemenakertrans Maruli Apul Hasoloan mengatakan, pihaknya sulit mengawasi tenaga kerja asing ilegal yang berada di Indonesia.
Karenanya, satu-satunya cara memberantas pekerja ilegal adalah terus melakukan sidak yang dilakukan pemerintah dengan dibantu oleh aparat penegak hukum.
Menurut Maruli, kalau tenaga kerja ingin bekerja di Indonesia maka harus menaati peraturan yang berlaku. Bukan setelah terkena sidak oleh pemerintah baru meminta izin kerja. (cr2/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
