← Beranda

4 Sunah Utama Sebelum Berangkat Salat Idul Fitri, Nomor 2 Sering Disalah Artikan

Astihawa Indah SetianiRabu, 10 April 2024 | 02.03 WIB
4 Sunah Utama Sebelum Berangkat Salat Idul Fitri, Nomor 2 Sering Disalah Artikan. (Sumber foto: freepik)
 
JawaPos.com - Hari Raya Idul Fitri adalah momen spesial bagi umat Islam untuk merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadhan. 
 
Selain melaksanakan ibadah wajib seperti shalat Idul Fitri, ada beberapa amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan di hari raya ini. 
 
Memasuki bulan Syawal yang ditandai dengan Idul Fitri, umat Muslim masih bisa menjalankan amalan-amalan sunnah yang bernilai ibadah.
 
Baca Juga: Dalam Rangka Memberi Rasa Aman dan Nyaman bagi Pemudik, Polres Metro Depok Sediakan Layanan Titip Motor Gratis Selama Idul Fitri
 
Habib Hayqal Al-Alaydrus menjelaskan sunnah-sunnah utama apa saja yang bisa dilakukan sebelum berangkat untuk menjalankan shalat Idul Fitri.
 
Dikutip JawaPos.com dari laman YouTube Bousal TV pada Selasa (09/04), Habib Hayqal Al-Alaydrus menjelaskan amalan-amalan sunnah lebaran sebagai berkut ini.
 
1. Mandi Sunnah Idul Fitri
 
Mandi sunnah Idul Fitri dianjurkan untuk dilakukan sebelum berangkat shalat Id. 
 
Baca Juga: PT PLN dan Kepolisian Daerah Riau Perkuat Sinergi Guna Ciptakan Layanan yang Berkualitas Selama Idul Fitri
 
Mandi ini bertujuan untuk membersihkan diri dan mensucikan diri lahir dan batin.
 
Mandi sunnah dianjurkan untuk laki-laki maupun perempuan, bahkan mandi sunnah juga dianjurkan bagi wanita yang sedang haid ataupun sedang nifas.
 
Waktu yang dianjurkan ialah saat memasuki waktu subuh sampai dengan memasuki waktu jelang shalat Idul Fitri.
 
Baca Juga: Sejarah Salat Idul Fitri di Lapangan, Diperkenalkan Pertama Kali oleh Muhammadiyah
 
2. Memakai Pakaian Terbaik
 
Dianjurkan untuk memakai pakaian terbaik saat shalat Idul Fitri. Hal ini sebagai bentuk rasa syukur dan kegembiraan atas kemenangan di bulan Ramadhan.
 
Baju baru dianjurkan sebagai bentuk syukur umat Muslim akan keberkahan yang Allah berikan kepada manusia. Namun, baju baru sifatnya adalah sunnah dan tidak dipaksakan apabila tidak memungkinkan untuk membeli baru.
 
Baju terbaik tidak selalu diartikan sebagai baju baru. Jika kondisi keuangan tidak memungkinkan, baju terbaik bisa berasal dari baju yang telah dimiliki di rumah.
 
Baca Juga: Rayakan Lebaran Idul Fitri di Kampung Halaman, 1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
 
3. Makan Sebelum Shalat Idul Fitri
 
Dianjurkan untuk makan terlebih dahulu sebelum berangkat shalat Idul Fitri. 
 
Hal ini bertujuan agar tidak terjadi rasa lapar yang mengganggu kekhusyuan shalat.
 
Makan makanan sebelum berangkat shalat Idul Fitri menjadi pembeda antara hari Idul Fitri dan bulan Ramadhan.
 
Baca Juga: Bolehkah Perempuan Haid Ikut Datang ke Masjid Waktu Pelaksanaan Sholat Idul Fitri? Simak Penjelasan Lengkap Hukumnya
 
Dianjurkan makanan yang dimakan adalah buah kurma agar tidak kekenyangan saat menjalani sholat Idul Fitri.
 
4. Berjalan Kaki ke Tempat Shalat Idul Fitri
 
Jika memungkinkan, dianjurkan untuk berjalan kaki ke tempat shalat Idul Fitri. 
 
Hal ini bertujuan untuk mendapatkan pahala dan menjalin silaturahmi dengan sesama umat Islam.
 
Baca Juga: Tentukan Idul Fitri 1445 H, Kemenag Hari Ini Gelar Sidang Isbat
 
Pilih rute perjalanan yang berbeda saat berangkat dan perjalanan pulang. 
 
Jalan tersebut akan menjadi saksi amalan baik manusia saat hari akhir.
 
Ada beberapa anjuran yang juga bisa dipertimbangkan sebelum berangkat untuk menjalankan shalat Idul Fitri.
 
Baca Juga: Hukum Perempuan yang Sedang Haid Ikut ke Tempat Sholat Idul Fitri, Begini Ketentuannya Menurut Pandangan Ulama
 
Dianjurkan untuk melakukan shalat Idul Fitri di lapangan atau masjid. Namun, jika tidak memungkinkan, shalat Idul Fitri dapat dilakukan di rumah.
 
Jika tidak dapat membayar zakat fitrah tepat waktu, maka diwajibkan untuk membayar fidyah.
 
Bersedekah dapat dilakukan dengan memberikan uang, makanan, atau pakaian kepada orang yang membutuhkan.
 
Baca Juga: Hukum, Tata Cara, dan Niat Sholat Idul Fitri 1445 H, Umat Muslim Wajib Simak Penjelasan Lengkapnya
 
Membaca Al-Quran dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Berdoa dapat dipanjatkan untuk memohon ampunan dosa, kesehatan, dan keberkahan kepada Allah SWT.
EDITOR: Nicolaus Ade