
TELITI: Dari kiri, Ida Zulfiya, Ahmad Jaeni, Fahrur Rozi, Ahmad Nur Qomari, dan Ahmad Khotib menunjukkan naskah yang mereka tashih
Setiap Alquran yang terbit di Indonesia harus melalui tim Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) Kemenag RI. Penemuan Alquran tanpa Surah Al Maidah ayat 51-57 yang menghebohkan hanyalah salah satu kasus.
KHAFIDLUL ULUM, Jakarta
Selain mengoreksi mushaf Alquran biasa, lajnah melakukan tashih terhadap Alquran digital. Sejak 2015, ada beberapa penerbit yang mengajukan tashih. Ada 4 Alquran digital yang sudah ditashih. Saat ini tim pentashih menangani satu naskah digital.
Proses tashih tidak jauh berbeda dengan naskah manual. Penerbit harus menyerahkan bentuk digital dan bentuk print-out. Jadi, pentashih akan meneliti dan mencocokkan versi digital dengan print-out. ”Koreksinya ya di naskah yang print-out,” katanya. Setelah selesai tashih, penerbit diminta memperbaiki sesuai dengan hasil koreksi di print-out.
Dalam melakukan koreksi, pentashih harus teliti dan sangat jeli. Yang paling penting, pentashih tidak boleh sombong atau meremehkan. Jika meremehkan, bisa dipastikan ada saja kesalahan yang luput dari penglihatannya.
Misalnya, ada pentashih yang menganggap naskah yang telah dibaca benar semua. Kalau kalimat itu yang diucapkan, tidak menutupkan kemungkinan masih ada kesalahan yang terlewatkan.
Sikap meremehkan tersebut pernah dilakukan salah seorang penulis mushaf baru. Setelah menulis satu lembar, dia yakin semua sudah benar dan tidak mungkin salah. Dia juga sudah berulang-ulang membaca. Namun, dalam hatinya, ada sikap meremehkan.
Setelah satu lembar itu ditashih, ternyata ada kesalahan yang sangat fatal. Padahal, dia yakin sudah tidak ada kesalahan.
”Satu lembar naskah itu kemudian ditulis ulang. Padahal, biaya untuk menulis satu lembar itu mencapai Rp 5 juta karena tintanya bagus dan mahal,” ungkap alumnus UIN Sunan Kali Jaga Jogjakarta tersebut.
Selain mentashih mushaf untuk orang normal, lajnah mengoreksi Alquran braille. ”Tahun lalu ada dua naskah yang masuk,” timpal Ahmad Jaeni, salah seorang pentashih.
Tidak semua pentashih bisa mengoreksi naskah braille. Di antara 25 pentashih, hanya lima orang yang bisa mentashih. Lima orang itu sudah mengetahui sistem penulisan ayat Alquran dalam bentuk braille. Ada dua yang dilihat, yaitu antara tulisan Arab dan tulisan Braille-nya. Kadang tulisan Arab-nya benar, tapi Braille-nya salah.
Rozi menambahkan, lembaganya menangani cukup banyak naskah Alquran. Dalam setahun, ada sekitar 200 naskah yang ditashih. Jadi, dalam sebulan bisa 10-12 naskah yang ditashih. Proses pentashihanAlqurandilakukan sejak 1957.
Namun, saat itu belum berbentuk lembaga tersendiri. Jika ada naskah yang perlu ditashih, baru dibentuk tim. Baru pada 2007 dibentuk LPMQ yang di dalamnya terdapat timpentashihyang sekarang beranggota 25 orang.
Selasa (23/5) masyarakat juga dihebohkan penemuan Alquran tanpa Surah Al Maidah ayat 51-57. Alquran itu diterbitkan penerbit Suara Agung Jakarta. Setelah dicek, ternyata surah itu berada di halaman lain. Jadi, ada kesalahan penempatan materi dalam halaman.
Rozi menuturkan, sebenarnya kesalahan tersebut terjadi pada 2015. Saat itu, Suara Agung menerbitkan 400 eksemplar. Setelah dicek, ternyata ada kesalahan pada tata letak halaman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Feyenoord vs AZ Alkmaar: Sama-Sama Produktif, Laga Berpotensi Imbang
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Surabaya Panas! Keringat Penjahit, Kipas Angin Laris, dan Tagihan Listrik Bengkak
Prediksi Skor Barcelona vs Getafe di Liga Spanyol: Blaugrana Pesta Gol di Camp Nou
Prediksi Susunan Pemain Como vs AS Roma: Fabregas Siapkan Taktik Subbuteo
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022