Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Maret 2024, 23.35 WIB

7 Bahaya Puasa Tanpa Makan Sahur Bagi Tubuh, Mulai dari Dehidrasi hingga Penyakit Hipoglikemia

Ilustrasi makan sahur/odua-freepik/ - Image

Ilustrasi makan sahur/odua-freepik/

JawaPos.com - Tidak sedikit orang yang menyepelekan makan sahur. Meskipun hukum sahur di bulan puasa adalah sunnah, makan sahur tetap memiliki peran penting bagi tubuh.

Sahur membuat tubuh kita memiliki cadangan energi untuk melakukan aktivitas ketika berpuasa.

Apabila tidak ada pasokan makanan yang cukup, tubuh kita akan terasa lemas karena kekurangan sumber energi.

Puasa tanpa sahur yang dilakukan secara terus-menerus juga dikhawatirkan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.

Berikut ini adalah 7 bahaya yang dapat disebabkan oleh puasa tanpa sahur: 

1.   Kekurangan Cairan dalam Tubuh (Dehidrasi)

Dehidrasi merupakan kondisi ketika tubuh tidak mendapatkan asupan cairan yang dibutuhkan. Saat mengalami dehidrasi, seseorang cenderung merasa lemas, tidak bisa fokus, dan tekanan darahnya menurun.

Dehidrasi dapat dicegah dengan cara minum air putih 8 gelas per hari dan konsumsi makanan yang mengandung banyak air seperti sayur dan buah-buahan ketika sahur maupun berbuka.

2.   Turunnya Daya Tahan Tubuh

Imun dalam tubuh bertugas untuk melindungi diri kita dari berbagai jenis penyakit. Jika kebutuhan imun akan nutrisi tidak terpenuhi, sistem imun akan mengalami penurunan dan tubuh akan mudah terserang penyakit.

Oleh karena itu, makan sahur sebaiknya dilakukan agar tubuh memiliki simpanan energi sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga dan terhindar dari segala penyakit.

3.   Keseimbangan Tubuh Terganggu

Tubuh yang kekurangan asupan energi cenderung merasa lemas dan mudah goyah. Kehilangan keseimbangan tubuh dapat mencelakai diri jika sampai terjatuh.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore