
Gigi dan gusi yang sehat akan mendukung tubuh yang sehat pula.
JawaPos.com - Siapa saja disarankan untuk rutin pergi ke dokter gigi. Tak hanya untuk menambal gigi yang bolong. Tetapi cek kesehatan mulut dan gigi memang sebaiknya dilakukan rutin setidaknya 6 bulan sekali untuk mencegah penyakit.
Mulut merupakan lingkungan yang sangat cocok untuk pertumbuhan bakteri dan gigi memberikan tempat pada bakteri untuk menempel. Ketika bakteri tersebut menempel dan mengeras, maka akan terbentuk plak yang dapat menyebabkan peradangan gusi (gingivitis) dan pendarahan.
Dilansir dari Health Line, seorang Direktur dari University of Alabama di Departemen Periodontologi di Birmingham sekaligus Direktur UAB Dentistry Wellness Clinic, Nico Geurs, DDS, mengatakan bahwa kesehatan mulut dan gigi nyatanya mencerminkan status kesehatan tubuh secara keseluruhan. Seorang dokter gigi dapat mendeteksi penyakit dalam hanya dengan melihat gejala dan perubahan yang tampak pada mulut dan gigi.
Dengan begitu, dokter dapat merujuk pada dokter spesialis yang mengkhususkan diri pada penyakit terkait. Dalam keterangan tertulis hellosehat.com, Senin (16/4), ada lima penyakit berbahaya yang bisa dideteksi lewat kesehatan gigi dan gusi.
Maka, selain rutin ke dokter gigi untuk cek kesehatan gigi dan mulut, penting juga untuk selalu rajin gosok gigi dua kali sehari (pagi dan malam sebelum tidur). Kurangi juga konsumsi makanan dan minuman manis.
Diabetes
Diabetes memengaruhi kemampuan seseorang untuk melawan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi gusi. Penyakit gusi juga dapat memengaruhi kontrol gula darah di dalam tubuh. Ketika diabetes tidak terkontrol, tidak hanya glukosa yang ada di dalam darah saja yang meningkat, tetapi juga glukosa pada air liur. Air liur yang mengandung gula tinggi menyebabkan bakteri mudah tumbuh di dalam mulut.
Menurut American Diabetes Association, orang dengan diabetes berisiko lebih tinggi untuk mengalami radang gusi, penyakit gusi (gingivitis), dan periodontitis (infeksi gusi parah yang disertai dengan kerusakan tulang). Diabetes juga dapat menyebabkan seseorang mudah mengalami sariawan, bau mulut, gigi mudah copot, hingga mulut kering.
2. Penyakit jantung
Seperti dilansir dari Mayo Clinic, banyak penelitian telah menunjukkan adanya hubungan antara penyakit periodontitis dengan peningkatan risiko perkembangan penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler). Jika diketahui memiliki penyakit gusi kronis, risiko pengerasan pembuluh darah (aterosklerosis) di leher dapat meningkat.
3. Leukimia
Apa hubungannya gigi dan mulut dengan kanker darah? Begini, leukimia atau kanker darah dapat menyebabkan gigi menjadi lebih sensitif dan terasa sakit. Hal ini terjadi karena dentin yang melindungi gigi terkikis dan menyebabkan erosi gigi. Selain itu, penderita leukimia juga bisa mudah mengalami gusi bengkak dan berdarah.
4. Penyakit Crohn
Penyakit Crohn yang salah satunya merupakan kolitis ulserativa adalah penyakit yang menyebabkan peradangan pada seluruh lapisan pencernaan, dari mulut hingga ke anus. Jika dokter gigi menemukan adanya luka terbuka yang sulit sembuh dan terjadi berulang dapat menjadi salah satu tanda penyakit Crohn.
5. Penyakit asam lambung atau GERD
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022