Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Januari 2025, 15.52 WIB

Cara Cerdas Mengumpulkan Biaya Haji bagi Bergaji Minimum

Ilustrasi ibadah Haji. - Image

Ilustrasi ibadah Haji.

 

JawaPos.com – Menunaikan ibadah haji adalah impian setiap umat Islam. Namun, tingginya biaya perjalanan haji sering menjadi tantangan, terutama bagi masyarakat dengan penghasilan setingkat upah minimum provinsi (UMP) atau di bawahnya.

Pada 2025, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) resmi turun menjadi Rp 89.410.258,79, dengan rata-rata biaya perjalanan yang perlu dibayarkan jamaah sebesar Rp 55.431.750,78.

Meski angka ini sudah lebih rendah dibanding sebelumnya, tetap diperlukan strategi menabung yang efektif untuk mencapainya. Berikut adalah 6 tips menabung haji yang dirangkum dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, dan Unair:

1. Niat dan Komitmen Kuat

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memperkuat niat dan komitmen. Tanpa niat yang teguh, upaya menabung bisa terhenti di tengah jalan. Ketika Anda mantap untuk menabung demi ibadah haji, pengorbanan finansial akan terasa lebih ringan.

2. Tetapkan Target dan Waktu

Tentukan kapan Anda ingin berangkat haji serta pilih jenis paket haji yang sesuai dengan anggaran:

  • Haji Reguler: Biaya lebih terjangkau, rata-rata sekitar Rp 55 juta.
  • Haji Plus: Biaya lebih mahal dengan fasilitas yang lebih lengkap.

Misalnya, jika Anda ingin berangkat dalam waktu 10 tahun, hitung target tabungan per bulan dengan membagi total biaya dengan jumlah bulan yang tersedia.

3. Sisihkan Penghasilan Setiap Bulan

Idealnya, sisihkan 10–20% dari penghasilan Anda untuk tabungan haji. Jika penghasilan Anda sebesar Rp 4 juta per bulan, berarti alokasikan Rp 400 ribu hingga Rp 800 ribu setiap bulan. Dengan konsistensi, target tabungan haji Anda dapat tercapai.

4. Kurangi Pengeluaran yang Tidak Penting

Evaluasi anggaran bulanan dan kurangi pengeluaran yang bersifat konsumtif, seperti:

  • Belanja barang mahal yang tidak mendesak.
  • Hiburan berbiaya tinggi, seperti konser atau liburan.
  • Langganan layanan digital yang jarang digunakan.

Fokuslah pada kebutuhan utama hingga target tabungan Anda terkumpul.

5. Cari Penghasilan Tambahan

Untuk mempercepat pencapaian target tabungan, carilah penghasilan tambahan. Beberapa ide yang bisa dicoba:

  • Pekerjaan freelance, seperti menulis, desain grafis, atau mengajar online.
  • Berjualan produk secara online.
  • Menawarkan jasa sesuai keahlian, seperti servis elektronik atau memasak.

Selain itu, manfaatkan uang tunjangan atau bonus kerja untuk menambah tabungan haji.

6. Buat Rekening Khusus Haji

Pisahkan tabungan haji Anda dari rekening sehari-hari dengan membuka rekening khusus haji di bank syariah. Rekening ini membantu Anda:

  • Memonitor progres tabungan dengan lebih mudah.
  • Menghindari godaan menggunakan dana haji untuk kebutuhan lain.

Untuk membuka rekening ini, siapkan dokumen seperti KTP, NPWP, dan buku nikah jika diperlukan.

Menabung untuk biaya haji memang membutuhkan perencanaan yang matang dan komitmen tinggi. Dengan mengikuti enam tips di atas, Anda bisa mencapai target biaya haji lebih mudah meskipun penghasilan Anda terbatas.

Ingat, kesungguhan niat akan mempermudah langkah Anda menuju Baitullah. Tetap disiplin dan konsisten dalam menabung, agar impian melaksanakan rukun Islam kelima dapat segera terwujud.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore