
Faye Simanjutak di Rumah Faye, Jakarta. Rumah Faye adalah yayasan yang dia dirikan untuk turut membantu para korban child trafficking.
Pada usia yang baru 13 tahun, Faye Simanjutak telah banyak berbuat untuk membantu menyelamatkan anak-anak sebayanya. Tiap kali merasa down, kepiluan para korban child trafficking langsung kembali mendongkrak semangatnya.
SEKARING RATRI A., Jakarta
Bertemu dengan Faye Simanjutak tercipta keceriaan. Remaja 13 tahun itu lincah, penuh inisiatif, dan nyaris tidak bisa diam. Ada saja yang dilakukannya: Mulai mendorong kursi putar ke sana kemari sampai melakukan berbagai gerakan yang memancing tawa.
Juga, ada saja yang diceritakannya. Mulai teman sekolah hingga binatang peliharaan. "Ini namanya Primrose," katanya memperkenalkan anjingnya kepada Jawa Pos yang menemuinya di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, beberapa waktu lalu.
"Aku juga punya kambing, lho," tambahnya.
Tapi, keceriaan itu hanyalah salah satu "sisi mata uang" Faye. Di sisi yang lain, Faye adalah sosok remaja yang punya kepedulian sangat tinggi kepada sesama. Sosok yang memiliki pemikiran jauh melebihi anak-anak sebayanya.
Hingga kini, sudah dua tahun dia menjalankan sebuah yayasan nirlaba yang bergerak di bidang child trafficking alias perdagangan anak. Sudah berjibun kegiatan yang dilakukan yayasan yang diberi nama seperti nama depan sang pendiri itu: Rumah Faye.
Dalam yayasan tersebut, siswi SMP Pelita Harapan Kemang Village itu lebih banyak berurusan dengan upaya-upaya pencegahan. Faye pun banyak melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah di kawasan Jabodetabek.
Gadis yang gemar membaca itu juga kerap menjadi pembicara di berbagai acara, khususnya yang menyangkut persoalan child trafficking. Misalnya, dalam ajang Fighting Against Child Trafficking di Jakarta International School, 7th Annual Gindo Conference di SPH Karawaci, Hari Anak Nasional di Istana Bogor, sampai audiensi dengan Mensos Khofifah Indar Parawansa.
Pada setiap kegiatan, Faye mengampanyekan pentingnya para rekan sebayanya atau yang berumur di bawahnya mengetahui hak mereka sebagai anak. "Kita berhak mendapat kasih sayang dan perlindungan. Aku juga sampaikan bahayanya child trafficking dan responsnya luar biasa ternyata," urai Faye dengan bangga. (ttg/Bagian-1)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

KPK Dalami Dugaan Korupsi di Sultra dengan Nilai Kerugian Ditaksir Rp 328 Miliar
Prediksi Skor Roma vs Slovan Bratislava di Liga Champions: I Giallorossi Tak Mau Malu Lagi!
4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Prediksi Susunan Pemain Sabah FK vs Borussia Dortmund: Daniel Svensson Siap Duel
Prediksi Skor Bhayangkara FC Vs PSIM Jogja di Super League: Misi Berat Laskar Mataram Curi Poin
Prediksi Fenerbahce vs Slavia Praha di Liga Champions: Tuan Rumah Bidik Kemenangan Perdana
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng FC vs Java United FC: Tim Tamu Siap Curi Poin
Prediksi Skor Isenmulang FC vs Java United: Laskar Kepodang Emas On Fire
Prediksi Skor Vasco da Gama vs Boca Juniors: Duel Ketat demi Tiket Final Copa Sudamericana
Bukan Sekadar Aransemen Ulang, Freya Sebut REVOICE Buka Sisi Lain JKT48

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022