Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Maret 2026, 16.08 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Mudik Masih Berlaku, Contraflow dan One Way Diperpanjang di Tol Jakarta–Cikampek hingga Trans Jawa

Rekayasa Lalu Lintas Mudik Masih Berlaku, Contraflow dan One Way Diperpanjang di Tol Jakarta–Cikampek hingga Trans Jawa - Image

Rekayasa Lalu Lintas Mudik Masih Berlaku, Contraflow dan One Way Diperpanjang di Tol Jakarta–Cikampek hingga Trans Jawa

JawaPos.com - Arus mudik Lebaran 2026 terus mengalami peningkatan signifikan, terutama di jalur utama menuju wilayah timur Pulau Jawa. Untuk mengantisipasi kepadatan yang semakin tinggi, rekayasa lalu lintas berupa contraflow dan sistem satu arah (one way) masih diberlakukan di sejumlah ruas Tol Jakarta–Cikampek hingga Trans Jawa.

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan, kebijakan rekayasa lalu lintas ini masih diterapkan guna menjaga kelancaran perjalanan para pemudik. 

Langkah ini juga menjadi bagian dari 
strategi bersama antara operator jalan tol dan kepolisian dalam mengurai potensi kemacetan panjang.

Saat ini, contraflow diberlakukan di ruas Tol Jakarta–Cikampek mulai KM 36 hingga KM 70 arah Cikampek. Rekayasa ini sudah berjalan sejak pukul 00.00 WIB atas diskresi kepolisian untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terus meningkat sejak dini hari.

Tak hanya itu, sistem one way tahap pertama juga masih diterapkan dari KM 70 Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 263 Tol Pejagan–Pemalang. Kebijakan yang mulai diberlakukan sejak kemarin sore ini difokuskan untuk memperlancar arus kendaraan yang bergerak menuju wilayah timur Trans Jawa, yang menjadi tujuan utama pemudik.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas tersebut bersifat situasional dan mengikuti kondisi di lapangan. 

“Pemberlakuan contraflow dan one way merupakan diskresi kepolisian yang kami dukung untuk menjaga kelancaran arus kendaraan menuju arah Trans Jawa,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. Persiapan perjalanan yang matang dinilai penting agar mudik tetap aman dan nyaman.

Seiring meningkatnya volume kendaraan, JTT bersama kepolisian dan stakeholder terkait terus melakukan pemantauan serta evaluasi secara berkala. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan jalan tol tetap optimal selama periode puncak arus mudik Lebaran tahun ini.

Pengguna jalan juga diimbau memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki tol guna menghindari antrean di gerbang. Selain itu, kondisi kendaraan harus dipastikan dalam keadaan prima untuk mencegah gangguan selama perjalanan jauh.

Bagi pemudik yang menempuh perjalanan panjang, disarankan untuk beristirahat di rest area apabila merasa lelah. Keselamatan menjadi prioritas utama di tengah tingginya mobilitas selama musim mudik.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore