Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli memastikan pelasanaan norma ketenagakerjaan selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 atau Nataru. Hal ini sebagaimana dilakukan saat kunjungan kerja ke Trans Luxury Hotel Bandung pada Rabu (25/12).
Dalam kunjungan tersebut, Yassierli menegaskan pentingnya penerapan norma ketenagakerjaan untuk melindungi hak-hak pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan usaha.
"Norma ketenagakerjaan harus terus kita jaga dan patuhi karena itu adalah fondasi untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis, terutama di masa-masa sibuk seperti libur Nataru," kata Yassierli dalam keterangannya, Jumat (27/12).
Untuk diketahui, norma ketenagakerjaan adalah aturan dan pedoman yang mengatur hubungan kerja antara pekerja dan pemberi kerja. Norma ini bertujuan untuk memastikan kondisi kerja yang adil dan layak, serta melindungi hak-hak pekerja
Lebih lanjut, Yassierli juga menyoroti pentingnya memastikan kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan di tengah lonjakan aktivitas bisnis selama periode liburan ini.
"Meskipun ada kepadatan di masa libur, kami mengingatkan kepada semua pihak untuk tetap mematuhi ketentuan yang berlaku. Hal ini demi menjamin kesejahteraan pekerja/buruh sekaligus mendukung produktivitas perusahaan," lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Dirjen Binwasnaker dan K3, Fahrurozi, mengatakan, kunjungan kerja ini dilakukan di tengah ramainya aktivitas masyarakat di tempat hiburan dan pusat perbelanjaan.
Dia membeberkan, Trans Luxury Hotel Bandung dipilih sebagai salah satu lokasi tinjauan karena merupakan destinasi wisata populer yang mempekerjakan banyak tenaga kerja musiman selama periode liburan.
Baca Juga: Penjelasan Produser Film 'Pulung Gantung Pati Ngendat' Tak Sepenuhnya Mengikuti Cerita Urband Legend
Pihaknya juga berharap kunjungan ini dapat meningkatkan kesadaran para pengusaha dan pekerja untuk menjunjung tinggi norma ketenagakerjaan.
"Jadi kehadiran kami ini untuk memastikan bahwa norma ketenagakeejaan itu terkawal dan betul-betul dilaksanakan di kondisi apapun. Karena norma itu tidak membedakan Nataru dan bukan," pungkas Fahrurozi.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
