
Menko Airlangga saat meresmikan Digital Economic Framework Agreement (DEFA) dalam Pertemuan Ke-23 Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (AECC) di Jakarta, Minggu (3/9/2023)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama para Menteri negara anggota telah meresmikan DEFA yang mampu mendongkrak ekonomi ASEAN hingga mencapai 2 triliun dolar AS atau setara Rp30.400 triliun pada 2030.
"Ini akan meningkatkan potensi ekonomi digital ASEAN yang business as usual itu 1 triliun dolar AS. Tetapi dengan implementasi DEFA bisa meningkat menjadi 2 triliun dolar AS di tahun 2030," kata Menko Airlangga dalam Pertemuan Ke-23 Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (AECC) di Jakarta, Minggu.
Adapun Digital Economic Framework Agreement (DEFA) merupakan kerangka kerja sama yang menyediakan peta jalan (roadmap) komprehensif untuk memberdayakan dunia usaha dan pemangku kepentingan (stakeholder) di kawasan ASEAN, melalui percepatan pertumbuhan perdagangan, penciptaan lingkungan digital yang aman, serta peningkatan partisipasi UMKM.
Menko Airlangga menilai tujuan lain dari disepakatinya DEFA yaitu untuk memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia serta negara kawasan lainnya.
Ia memberikan contoh dengan adanya penerapan Local Currency Transaction (LCT) di lima negara yang ditujukan untuk mempermudah transaksi antar pelaku UMKM.
“Kemudian untuk mendorong e-commerce di gunakan di mana ada transaksi tertentu, kalau indonesia 100 dolar itu intervensi daripada bea cukainya seamless antara people to people, jadi ada beberapa regulasi yang yang disiapkan agar beberapa negara ASEAN dapat mendorong UMKM," ujar Menko Airlangga.
Lebih lanjut, Menko Airlangga menjelaskan dengan adanya DEFA, maka Indonesia memasuki babak baru dalam integrasi ekonomi digital di kawasan. Perjanjian tersebut diharapkan akan mendorong inovasi, menarik investasi, meningkatkan produktivitas.
Seperti yang diketahui bahwa ekonomi kawasan mempunyai total nilai Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 3,6 triliun dolar AS pada 2022. Serta potensi lain dapat tercermin dari data bahwa 40 persen dari total nilai ekonomi digital ASEAN saat ini berasal dari Indonesia. Oleh karena itu, dengan adanya DEFA, ekonomi digital Indonesia juga diperkirakan akan ikut tumbuh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022