
ILUSTRASI
Oleh YONETHA RAO
---
Di Desa Naijuf, tak ada tempat lebih nyaman bagi para mama untuk bergosip daripada teras pondok bersalin desa atau polindes. Selain karena sejuk oleh rindangnya pepohonan dan lantai ubin polindes yang dingin, Ibu Bidan Esi Manoso juga kerap menyuguhkan kepada mereka sirih pinang.
SEBETULNYA mereka punya kebiasaan bergosip di mana saja setiap kali bertemu. Namun polindes itulah tampaknya tempat yang membuat mereka paling betah duduk membicarakan keburukan orang lain.
”Lu tau ko sonde, Elis pu suami tu kredit motor su nunggak lima bulan, sedikit le diler su datang tarik!” kata Tanta Anastasia dengan ludah bermuncratan.
”Ko? Pantas sa lihat orang diler tuh datang terus ke dong pu rumah,” sambung Tanta Nata yang pantat besarnya bisa lekat di lantai teras polindes seperti diolesi lem kalau sudah bergosip.
”Sa dengar dari Ibu Bidan, BPJS-nya juga tunggak lebih tiga bulan,” Mama Heni menimpali sambil memamah sirih pinang.
Bergosip sambil makan sirih pinang, apalagi di musim nafoknai1 begini memang satu kenikmatan tersendiri. Tak cukup cuma menggosipi kehidupan ekonomi tetangga. Mereka pun sering membicarakan nona-nona yang menurut mereka berpakaian kurang sopan atau yang kelakuannya mereka nilai melanggar etiket.
”Eh, satu minggu lalu Herlina ada lewat sa pung depan rumah bagonceng dengan dia pung pacar. Dia pung pantat tanungging di jok motor oo,” kata Tanta Ani dengan mimik serius. ”Saya dengar ia sudah mengajak pacarnya itu, sebutnya sih sudah suami, tinggal di rumah orang tuanya. Anak itu memang tak punya malu, tidak terikat adat dan belum sakramen di gereja sudah berani bawa laki-laki tinggal di rumah. Kalau di Jawa atau Sumatera, mungkin mereka sudah digerebek warga! Kasihan orang tuanya yang mulai uzur. Mana laki-laki itu tidak ada kerja.”
”Wah iya benar, saya juga dengar itu,” sambung Tanta Agnes. ”Tapi kabarnya laki-laki itu tukang ojek di kota.”
”Dulu ia memang ngojek, tapi dengan motor pinjaman,” tukas Tanta Nata dengan bibir yang seolah memanjang satu senti. ”Hm, ujung-ujungnya tuh Herlina pasti cuma makan kuah kosong!”
”Yang disayangkan kenapa orang tuanya, apalagi paman-pamannya, sampai membiarkannya bawa laki-laki ke rumah? Dalam tata adat kita, yang mengatur kita kan atoin amaf 2. Paman-pamannya Herlina itu kan terpelajar dan terhormat, juga terkenal keras. Masak tidak bisa mengatur anak itu?” ujar Tanta Shinta yang masih berkerabat dengan bapanya Herlina dengan wajah terlihat menahan geram.
”Orang tua dan paman-pamannya memang sengaja membiarkan. Anak itu bebal dan songong. Satu hari Tuhan pasti tegur dia,” kata Tanta Dora yang walaupun tak pernah membuka mulut terlebih dahulu, namun sering ikut menyumbang pendapat yang sebetulnya adalah gosip dibalut dengan moral dan nasihat keagamaan.
Teras polindes yang porselennya telah pecah-pecah, temboknya yang banyak retak dan plafon rusak, juga alat-alat medis di dalamnya yang tak terpakai selama puluhan tahun itu menjadi saksi atas segala jenis gosip tentang keburukan masyarakat Desa Naijuf yang dikupas tuntas oleh para mama tersebut.
Sekitar 20 tahun yang lalu, polindes itu dibangun dengan dana desa senilai Rp 500 juta. Namun baru tiga tahun setelah diresmikan, porselen di terasnya mulai retak. Menyusul temboknya yang perlahan merekah. Kemungkinan lantaran adonan semen yang dipakai oleh para tukang bangunan itu kebanyakan pasir. Begitu juga dengan bak penampungan air yang kosong melompong tak pernah terisi air. Ya, bagaimana mau mengantar air setiap hari ke polindes jika jarak sungai tempat sumber air begitu jauh. Dengan dana pembangunannya yang begitu fantastis, polindes itu seharusnya dibekali dengan sebuah sumur bor.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022