JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) mempercepat proses evakuasi kecelakaan beruntun di ruas Tol Cipularang. Pihaknya memastikan dua lajur sudah bisa dilewati kendaraan.
Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional, Panji Satriya mengatakan sejak pukul 09.28 WIB, satu lajur dapat dilalui.
“Sejak pukul 10.05 WIB, seluruh kendaraan telah berhasil dievakuasi ke bahu luar jalan tol, sehingga seluruh lajur telah dapat dilalui,” kata Panji dalam keterangannya, Minggu (5/1).
Sebelumnya, telah terjadi kecelakaan beruntun di KM 97+200 Ruas Tol Cipularang arah Bandung pada pukul 09.11 WIB.
Sesaat setelah kejadian, Satuan Tugas (Satgas) Jasa Marga Siaga dari Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Ruas Tol Cipularang bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan segera melakukan pengaturan lalu lintas.
Kecelakaan beruntun ini, kata Panji, melibatkan lima kendaraan yang terdiri dari satu truk, satu bus, satu angkutan travel dan dua mini bus (pribadi).
Berdasarkan informasi petugas di lapangan, diduga truk tidak kuat menanjak dan melaju mundur sehingga menghantam kendaraan lainnya.
“Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini dan berdasarkan data sementara, terdapat dua korban luka dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Rodjak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” pungkas Panji.
Sementara itu, dari video yang beredar di platform X, kecelakaan beruntun yang terjadi di ruas tol Cipularang menyebabkan bus primajasa ringsek pada bagian depan. Sedangkan muatan truk yang berupa tanah, berceceran di jalan tol.
Sebelum dilakukan evakuasi, seorang warga melaporkan bahwa seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan sempat menutup seluruh jalan tol.
"Jalan ke tutup Primajasa, truk, sama bus Budiman. Baru saja kejadian. Primajasa pindah jalur," ujar warga dalam video yang beredar di platform X.