
Rezeki Melambung Setinggi Langit: 8 Weton Tibo Ratu yang Besok Diramalkan Bakal Dihujani Kemakmuran Menurut Primbon Jawa (FREEPIK)
JawaPos.com - Dalam budaya Jawa yang kaya akan warisan leluhur dan tradisi spiritual, weton kelahiran dipercaya membawa pengaruh besar terhadap jalan hidup seseorang.
Salah satu konsep yang paling dikenal adalah weton Tibo Ratu, sebuah istilah yang merujuk pada mereka yang diyakini terlahir dengan aura kepemimpinan, kebijaksanaan, dan potensi rezeki yang luar biasa melimpah.
Menurut kanal YouTube Primbon Cirebon, terdapat delapan weton yang masuk dalam kategori ini, dengan nasib cerah bak raja yang dikelilingi kemakmuran dari segala penjuru.
Disebut sebagai ratunya sugih atau simbol kekayaan tanpa batas, delapan weton ini diyakini memiliki jalan rezeki yang terus terbuka lebar.
Keberuntungan mereka mengalir seperti air dari mata air yang tak pernah kering, tidak hanya berasal dari materi, tetapi juga dari kewibawaan, kecerdasan, dan nilai-nilai luhur yang melekat dalam kepribadian mereka.
Berikut adalah kedelapan weton yang menurut Primbon Jawa tergolong sebagai weton Tibo Ratu dengan rezeki yang seluas langit:
1. Sabtu Pahing
Dengan neptu tertinggi, yaitu 18 (Sabtu = 9, Pahing = 9), weton ini berada di bawah naungan unsur api dan simbol kekuatan seperti Macan Kethawan.
Pemilik Sabtu Pahing dikenal berjiwa pemimpin, berani, dan memiliki semangat hidup tinggi. Dengan karakter kuat dan aura wibawa, rezeki mereka mengalir deras berkat kebijaksanaan dan daya juangnya.
2. Minggu Legi
Weton ini memiliki neptu 10 (Minggu = 5, Legi = 5). Dikenal pendiam namun bijaksana, mereka memiliki aura layaknya bintang yang hanya bersinar terang di malam hari.
Dikelilingi oleh simpati dan penghormatan dari banyak orang, rezeki mereka datang dari hubungan sosial dan sikap positif yang konsisten ditunjukkan.
3. Selasa Pon
Dengan neptu 10 (Selasa = 3, Pon = 7), weton ini membawa jiwa kemanusiaan tinggi dan watak dermawan.
Dikenal sebagai sosok yang tidak serakah dan penuh syukur, rezeki pemilik Selasa Pon mengalir karena kemurahan hati dan dedikasi mereka membantu sesama tanpa pamrih.
