JawaPos.com - Sebagai destinasi wisata edukasi dan rekreasi favorit di Surabaya, Kebun Binatang Surabaya (KBS) berencana menambah wahana dan meningkatkan fasilitas demi kenyamanan pengunjung.
Hal ini diungkap oleh Direktur Keuangan dan SDM Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS, Moch Nahroni. Pihaknya juga sedang mempertimbangkan rencana menaikkan harga tiket masuk.
Selain peningkatan fasilitas dan wahana baru, kenaikan harga tiket masuk KBS juga akan berdampak positif bagi koleksi satwa di sana. Yakni, meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan satwa-satwa di Kebun Binatang Surabaya.
"(Tiket naik) bisa memaksimalkan pelayanan ke pengunjung. Kita bisa membuat wahana baru, fasilitas baru, sehingga kenyamanan pengunjung terpenuhi," ujar Nahroni saat ditemui di KBS Surabaya, Jumat (3/1).
Nahroni mengatakan bahwa rencana kenaikan tarif tiket ini sedang dikoordinasikan secara intensif dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Terkait nominal kenaikan tiket, ia belum bisa memberitahu angka pasti.
Yang jelas saat ini, tiket KBS masih menggunakan tarif lama, yakni Rp 15 Ribu (weekend dan weekday). Tersedia juga paket bundling tiket masuk, wahana aquarium, kids zoo Rp 45.000.
Lalu ada paket tiket masuk, kids park, kids zoo KBS Rp 35 ribu. Nahroni menegaskan bahwa upaya PDTS KBS menaikkan harga tiket masuk itu untuk meningkatkan pelayanan kepada pengunjung.
"Masuk ke KBS Surabaya bisa sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan sejak dari rumah. (Kenaikan tiket) ini masih digodok dengan tim ahli, nanti kalau sudah benar-benar fix kita bisa umumkan," imbuhnya.
Saat ini, Kebun Binatang Surabaya memiliki koleksi 220 jenis satwa dengan total 2.200 satwa. Direktur Keuangan dan SDM KBS Nahroni mengatakan koleksi satwa di KBS masih akan bertambah.
Pada November 2024, sepasang Serval bernama Jack dan Jill, sepasang Caracal jantan bernama Tommy dan Nicky, diperkenalkan oleh KBS. Kemudian Pada Desember 2024, ada sepasang singa bernama Zeus dan Kiara.