
Exco PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan pencarian pelatih Timnas Indonesia dilakukan sembari menunggu waktu yang tepat. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga mengaku khawatir dengan situasi penerbangan yang berpotensi memengaruhi kedatangan pemain diaspora timnas Indonesia menjelang agenda FIFA Series, dikutip dari ANTARA.
Arya mengatakan situasi penerbangan internasional, terutama yang melibatkan rute dari Eropa dan kawasan Timur Tengah, masih belum pasti, sehingga PSSI harus mencari opsi perjalanan terbaik bagi para pemain.
"Ini FIFA Series, tapi sebentar lagi Lebaran, pasti terputus juga. Jadi, mudah-mudahan dari persiapan. Tapi, juga saya sedikit khawatir mengenai hal ini penerbangan teman-teman, kalau yang bisa bertanding, dari Eropa sedikit. Kita tahu situasi di Timur Tengah seperti itu," kata Arya saat ditemui di Jakarta, Jumat.
"Nanti coba dicari cara bagaimana supaya apakah memungkinkan untuk terbang ke Indonesia atau tidak," ujarnya.
Arya menambahkan hingga saat ini PSSI bahkan belum memastikan pembelian tiket pesawat karena masih menunggu perkembangan situasi internasional.
"Situasi sekarang kita belum tahu bagaimananya, lewat mana. Apakah lewat Amerika Serikat atau tidak, kita belum tahu juga. Nanti kita lihat urgensi sekuat-kuatnya dari bagaimana apakah pelatih bisa mencari langkah-langkah. Nanti kita cari mana yang terbaik nantinya," katanya.
Timnas Indonesia akan berlaga di turnamen FIFA Series pada akhir Maret mendatang. Pasukan Garuda akan bertemu St Kitts and Nevis pada 27 Maret, pemenang pertandingan itu kemudian akan menghadapi pemenang pertandingan antara Bulgaria melawan Kepulauan Solomon pada 30 Maret.
Selain persoalan penerbangan, Arya juga menyebut waktu persiapan tim nasional berpotensi sangat singkat karena beririsan dengan periode Lebaran.
Ia menjelaskan sebagian besar pemain baru dapat berkumpul setelah kompetisi domestik selesai, sementara para pemain juga biasanya ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran.
"Sekarang tanggal pertengahan akhir Liga (Super) sudah berhenti, harusnya sudah bisa sebagian besar (datang), mungkin. Tapi, mepet juga dengan Lebaran. Pasti pemain kita juga ingin pulang Lebaran. Ini waktu yang singkat bagi pelatih untuk mengumpulkan mereka," katanya.
Arya menyebut pelatih tim nasional Indonesia John Herdman masih mempertimbangkan waktu terbaik untuk mengumpulkan para pemain dalam pemusatan latihan.
"Dia (John Herdman) juga melihat Lebaran. Nanti kita lihat bagaimana. Pasti ada langkah-langkah," ujar Arya.
Dalam kesempatan yang sama, Arya juga menjelaskan situasi bek timnas Elkan Baggott yang sebelumnya sempat absen dari skuad.
