
Bojan Hodak selaku pelatih Persib Bandung berpeluang mendapatkan empat pencapaian sekaligus apabila berhasil membawa Maung Bandung juara Liga 1 2024/2025. (Instagram Bojan Hodak)
JawaPos.com- Optimistis dan percaya diri, dua hal itu yang mungkin bisa menggambarkan bagaimana kepercayaan Bojan Hodak terhadap skuad Persib Bandung di Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Dalam press conference yang Bojan Hodak lakukan pada Selasa (7/1), dirinya menjelaskan optimismenya untuk membawa Persib Bandung back-to-back juara Liga 1 musim ini.
"Banyak hal yang sebelumnya kami tidak pernah lakukan. Jadi, saya berharap kita akan mencoba untuk back-to-back juara," kata Hodak dalam post match press conference, yang dilansir dari laman resmi Persib Bandung.
Dirinya mencotohkan ketika awal melatih Persib, yang dimana banyak pelatih asing gagal membawa maung Bandung juara Liga 1. Kemudian dirinya berhasil mematahkan stigma tersebut dengan menjadi juara Liga 1 2023/2024.
Di sisi lain, Bojan Hodak berhasil mencetak sejarah dengan menjadikan dirinya sebagai pelatih kelima yang sudah menyumbangkan 100 poin untuk Persib.
Hal tersebut langsung dirilis oleh Instagram Persib, di mana mereka menulis Bojan Hodak sudah mencetak 101 poin dari 28 kemenangan, 17 imbang dan 3 kekalahan.
“Sejak menangani Pangeran Biru pada pekan ke-6 Liga 1 2023/2024, Bojan Hodak sudah mencetak 101 poin dari 28 kemenangan, 17 imbang dan 3 kekalahan,” tulis Intagram Persib Bandung.
Namun, langkah Bojan Hodak untuk membawa Persib Bandung back-to-back juara Liga 1 tak mudah, di mana dalam dua laga terakhir dirinya tidak puas dengan kinerja wasit.
Pada pertandingan terakhir, Bojan Hodak tidak puas dengan kinerja wasit di pertandingan tandang timnya melawan PSBS Biak pada pekan ke-18 Liga 1 2024/2025.
Pertandingan yang digelar di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Sabtu (11/1), berakhir dengan hasil yang tidak memuaskan untuk Persib. Hodak pun tidak ragu menyoroti beberapa keputusan wasit yang dirasa merugikan timnya itu.
Melansir dari laman resmi Persib, Bojan Hodak mengatakan timnya mendominasi pertandingan dan menciptakan banyak peluang sampai momen Nick Kuipers harus diganjar kartu merah.
"Kami mendominasi pertandingan. Kami memiliki peluang hingga ada momen pemain kami dikartu merah," kata Hodak.
Kendati demikian, pelatih asal Kroasia ini enggan berkomentar banyak soal kepemimpinan wasit, termasuk kartu merah untuk Kuipers.
Apabila Bojan Hodak dapat membawa Persib Bandung menjuarai back-to-back champions di Liga 1 2024/2025.
Maka, setidaknya ada empat pemcapaian yang akan dicapai Bojan Hodak, melansir dari @persiblegendt.
