Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Januari 2025, 00.20 WIB

Marc Klok dan Kontroversi Pencoretan Shin Tae-yong, Apa yang Terjadi di Balik Layar?

Marc Klok bersama Timnas Indonesia. (Instagram Marc Klok) - Image

Marc Klok bersama Timnas Indonesia. (Instagram Marc Klok)

 
 

JawaPos.com - Marc Klok sedang dalam perbincangan khalayak ramai, terutama di media sosial setelah komentarnya terkait pencoretan Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia.

Marc Klok merupakan pemain yang memiliki darah Indonesia-Belanda. Ia bermain di Liga 1 Indonesia, Persib Bandung, sejak beberapa musim dan berposisi sebagai gelandang bertahan.

Sebelum bergabung di Liga Indonesia, Marc Klok bermain di kasta satu sepak bola Skotlandia. Ia sempat tergabung bersama Dundee FC pada 2017 sebanyak 8 pertandingan.

Marc Klok juga sempat memiliki kesempatan bermain bersama Timnas Indonesia era Shin Tae-yong. Debutnya pada Juni 2022 melawan Bangladesh dalam laga persahabatan. Klok telah bermain sebanyak 19 pertandingan dengan 4 gol dan 1 assist.

Marc Klok menanggapi pencoretan pelatih berkebangsaan Korea Selatan di salah satu media di Indonesia beberapa hari lalu. Ia mengatakan bahwa kendala dalam bahasa menjadi masalah pada tim kepelatihan sebelumnya, yang membuat beberapa pemain merasa kesal dan menciptakan ketegangan.

Komentar Marc Klok tersebut menimbulkan perdebatan. Warganet cukup geram dan meramaikan kolom komentar di beragam media sosial. Bahkan, sebagian warganet menduga Klok memiliki hubungan tak harmonis dengan STY.

Tidak hanya komentar dari warganet, komentator sepak bola senior Indonesia juga melontarkan analisanya. Mereka menyatakan bahwa Klok tak dapat menit bermain di timnas, yang membuatnya mengutarakan pendapat tersebut.

"Kalau menurut gue sih, tersingkirnya Marc Klok dari Timnas saat dilatih STY, karena memang tidak bisa bersaing lagi dengan deretan gelandang yang ada saat ini. Seperti Ivar, Haye, Kambuaya, atau bahkan Nathan dan Justin, yang kadang kala dua pemain ini bisa juga dimainkan sebagai gelandang," tulis di akun X pribadinya.

Menurut Bung Hadi, Marc Anthony Klok tak dapat menit bermain di Timnas Indonesia bukan karena memiliki permasalahan dengan sang pelatih. Melainkan performa gemilang dari lima gelandang lainnya.

Terlebih, pesaing dari Marc Klok mayoritas berasal dari sepak bola Eropa. Mereka berasal dari Eredivisie, Keuken Kampioen Divisie di Belanda, Championship, dan Premier League 2 di Inggris. 

Hanya Ricky Kambuaya yang bermain di Liga Indonesia. Namun, pemain asal Papua ini lebih dipercaya STY. Bisa saja Kambuaya lebih dipercaya karena posisinya lebih menyerang. Di gelandang bertahan sudah melimpah, sedangkan Klok di Liga 1 lebih bermain sebagai defensive midfielder dengan gaya bermain holding.

Ricky Kambuaya di klub atau di timnas lebih berada di posisi attacking midfielder. Ia mencatatkan penampilan sebanyak 4 kali di klub musim ini dan 16 bersama timnas.

Bung Hadi juga mengomentari salah satu cuitan video di kolom komentar X pribadinya (11/1). Video tersebut menampilkan permainan Marc Klok ketika melawan Irak di ajang Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia pada 16 November 2023.

Komentator senior Indonesia itu mengatakan bahwa Klok tidak bermain maksimal ketika takluk dari Irak dengan skor 5-1. Kala itu adalah dua pertandingan terakhir Marc Klok bersama Timnas Indonesia.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore