Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Januari 2025, 03.25 WIB

Era Patrick Kluivert: Jadi Harapan Baru untuk Lilipaly, Saddil, dan Baggott di Timnas Indonesia?

Elkan Baggott. (Instagram Elkan Baggott) - Image

Elkan Baggott. (Instagram Elkan Baggott)

JawaPos.com – Pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia menciptakan angin segar sekaligus tantangan bagi sepak bola tanah air. Setelah lima tahun bersama, pelatih asal Korea Selatan itu resmi diberhentikan oleh PSSI pada Senin (6/1).

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan bahwa keputusan ini didasarkan pada evaluasi terhadap strategi, komunikasi, dan implementasi program yang dianggap perlu diperbaiki demi kemajuan Timnas Indonesia.

Selang beberapa jam setelah pengumuman itu, kabar pengganti Shin Tae-yong mulai bermunculan. Nama Patrick Kluivert, mantan penyerang tajam asal Belanda, dikabarkan akan mengambil alih kursi kepelatihan.

Menurut Fabrizio Romano, Kluivert telah menyetujui kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun. Kehadiran Kluivert diharapkan mampu membawa perubahan dalam taktik dan kebijakan pemanggilan pemain.

Era Patrick Kluivert Membuka Kesempatan Baru

Dengan gaya kepelatihan yang lebih fleksibel, Kluivert diprediksi akan memberikan ruang bagi sejumlah pemain yang sebelumnya tidak mendapat banyak kesempatan di bawah Shin Tae-yong. Setidaknya ada tiga nama yang mencuat sebagai pemain potensial yang berpeluang kembali ke skuad Garuda.

1. Stefano Lilipaly
Gelandang serang Stefano Lilipaly, yang pernah menjadi andalan Timnas Indonesia, tersisih di era Shin Tae-yong. Salah satu alasan adalah perbedaan taktik dan kondisi fisik yang dinilai kurang sesuai untuk permainan intensitas tinggi di level Asia.

Namun, dengan keahlian Lilipaly dalam mengatur serangan dan memberikan umpan matang, ia berpotensi kembali bersinar di bawah Patrick Kluivert. Kehadiran Lilipaly bisa menjadi solusi kreativitas di lini tengah yang sebelumnya sering terkendala di era Shin.

2. Saddil Ramdani
Winger lincah Saddil Ramdani juga termasuk pemain yang kurang mendapat sorotan di era Shin Tae-yong. Meski memiliki kecepatan dan kemampuan dribbling yang memukau, Saddil kerap kesulitan masuk starting eleven.

Di bawah Kluivert, yang dikenal adaptif terhadap tipe pemain menyerang seperti Saddil, peluangnya untuk tampil lebih sering terbuka lebar. Saddil sendiri telah menegaskan bahwa ia selalu siap jika kembali dipercaya membela Timnas Indonesia.

3. Elkan Baggott
Bek tengah Elkan Baggott, yang memiliki postur ideal dan pengalaman bermain di Eropa, menjadi salah satu pemain yang jarang tampil di era Shin Tae-yong. Bahkan, dalam beberapa waktu terakhir, ia tak lagi masuk daftar pemain yang dipanggil.

Kehadiran Kluivert membawa harapan baru bagi Baggott. Dengan fokus Kluivert pada pemain muda dan gaya bermain yang lebih terbuka, Baggott dapat kembali menjadi andalan di lini belakang. Pengalamannya bermain di Inggris akan menjadi nilai tambah untuk menghadapi lawan-lawan kuat di level internasional.

Pemecatan Shin Tae-yong memang menjadi kontroversi, tetapi kedatangan Patrick Kluivert membawa harapan baru. Selain memperbaiki komunikasi dan taktik, Kluivert diharapkan mampu memaksimalkan potensi pemain-pemain berbakat yang sebelumnya kurang mendapat perhatian.

Dengan Stefano Lilipaly, Saddil Ramdani, dan Elkan Baggott yang berpotensi kembali ke skuad, Timnas Indonesia dapat memiliki kombinasi yang lebih solid dan kompetitif. Namun, kesuksesan era baru ini akan sangat bergantung pada sinergi antara pelatih, pemain, dan federasi. Jika semuanya berjalan dengan baik, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk meraih prestasi yang lebih gemilang di masa depan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore