
Pedro Dias santer dikabarkan akan keluar dari Persija Jakarta di bursa transfer paruh musim. (Instagram @pedrodias.92)
JawaPos.com - Persija Jakarta mulai berbenah untuk menyongsong putaran kedua musim 2024-25. Macan Kemayoran membuat langkah dengan resmi menyudahi kontrak bek tengah berpaspor Brasil, Pedro Dias.
Jarang tampil sebagai starter diyakini menjadi alasan utama bek berusia 32 tahun itu memilih hengkang dari Persija. Skema permainan Carlos Pena juga jadi alasan beberapa kali Dias harus puas duduk di bangku cadangan.
Dilansir dari situs resmi klub, Persija Jakarta sepakat untuk mengakhiri kerja sama dengan Pedro Dias. Bek tengah berpaspor Brasil itu nyaris hanya mendapat 4 kali kesempatan turun bermain. Dirinya juga memberikan sumbangan 1 gol tatkala menang telak atas Madura United.
Pemain yang didatangkan dari klub Singapura, Tanjong Pagar United. Pemain itu digadang-gadang menjadi palang tangguh pertahanan Macan Kemayoran.
Pedro juga tampaknya gagal bersaing untuk memperebutkan tempat utama di skuad Carlos Pena. Nama-nama seperti Ondrej Kudela, Hansamu Yama, hingga bintang timnas Indonesia Rizky Ridho sulit untuk digantikan perannya. Sehingga, Pedro Dias minim mendapatkan kesempatan bermain.
Skema permainan yang diinstruksikan Carlos Pena juga mengindikasikan bahwa Pedro Dias kurang cocok untuk masuk ke pola permainan yang dijalani Persija. Kerap kali justru Pena memasang Hanif Sjahbandi atau Muhammad Ferrari untuk melengkapi trio pertahanan Persija Jakarta.
Pedro Dias yang usianya jauh diatas jelas kesulitan untuk mengimbangi skema permainan cepat dan terarah khas Persija Jakarta.
Persija Jakarta kini mulai bergerak cepat untuk mencari pengganti Pedro Dias. Kuota pemain asing yang ditinggalkan menjadi keuntungan bagi Macan Kemayoran untuk mengisi pos lain selain posisi pemain bertahan. Apalagi stok pemain belakang Persija juga sangat kompetitif dan melimpah dengan hadirnya nama-nama yang cukup dikenal dan berpengalaman di persepakbolaan Indonesia.
Persija Jakarta kini sedang dalam persaingan papan atas yang sengit di klasemen Liga 1 musim 2024-25. Rizki Ridho dkk menempati peringkat ketiga di bawah Persib Bandung dan Persebaya Surabaya dengan 17 kali bermain dan meraih 31 poin hasil dari 9 kali menang, 4 kali imbang, dan 4 kali kekalahan. Poin mereka terpaut 6 poin dari Green Force Persebaya Surabaya yang meraup 37 poin.
Macan Kemayoran bersiap-siap untuk melakoni laga penting meladeni tim tuan rumah Barito Putera pada Jumat 10/1 pekan ke-18. Kemudian kembali bermain di kandang menjamu tim tetangga, Persita Tangerang pada Minggu 19/1. Dua pertandingan kedepan menjadi penting bila Persija Jakarta tidak ingin ketinggalan kereta persaingan gelar juara Liga 1 musim ini.
