
Pratama Arhan resmi keluar dari Suwon FC. (Instagram @suwonfc)
JawaPos.com - Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan, akhirnya dilepas oleh Suwon FC setelah pengalaman singkatnya di K-League 1. Pengumuman ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Suwon FC pada Rabu (1/1), yang mengonfirmasi berakhirnya perjalanan Arhan bersama klub Korea Selatan tersebut.
Arhan bergabung dengan Suwon FC pada 16 Januari 2024 dengan kontrak satu tahun. Sebelumnya, ia bermain untuk Tokyo Verdy di Liga Jepang, namun harapannya untuk berkembang di Korea Selatan tampaknya belum tercapai.
Dalam pernyataan resmi, Suwon FC mengucapkan terima kasih kepada Arhan atas dedikasinya, baik di dalam maupun di luar lapangan. Klub tersebut juga menyebutkan bahwa kontribusi Arhan selama berada di tim akan tetap dikenang.
Namun, kontribusi Arhan di lapangan sangat minim, dengan hanya dua penampilan di Liga Korea 2024 dan total waktu bermain yang hanya mencapai empat menit.
Pada pertandingan melawan Pohang Steelers pada 6 Oktober 2024, Arhan masuk pada menit ke-90, menggantikan Lee Jae-won, tetapi tidak banyak yang terjadi. Kesempatan kedua datang saat Suwon FC melawan Jeju United, di mana Arhan masuk pada menit ke-73 menggantikan Jeong Dong-ho.
Namun, momen tersebut justru menjadi sorotan negatif bagi Arhan. Beberapa menit setelah masuk, Arhan melakukan pelanggaran keras yang membuatnya menerima kartu merah langsung. Setelah itu, ia tidak lagi diberikan kesempatan tampil oleh pelatih Suwon FC hingga kontraknya berakhir.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi terkait langkah selanjutnya dalam karier Arhan setelah dilepas oleh Suwon FC. Banyak spekulasi yang menyebutkan bahwa Arhan bisa kembali ke Indonesia atau mencoba karier di liga lain di Asia. Bagi Arhan, tantangan besar ke depan adalah membuktikan dirinya di lapangan dan mencari klub yang memberikan kesempatan lebih besar.
Disarankan Cari Klub yang Minim Followers
Arhan dikenal sebagai bek kiri yang memiliki kemampuan lemparan jauh yang mematikan, dan penampilannya di PSIS Semarang serta Timnas Indonesia telah menarik perhatian banyak pihak. Namun, kesempatan bermain yang terbatas di Suwon FC jelas menjadi evaluasi bagi Arhan untuk lebih berhati-hati dalam memilih klub di masa depan.
Keputusan Suwon FC yang melepas Arhan menunjukkan bahwa klub-klub di K-League menilai pemain dengan objektif. Hal ini menjadi pelajaran berharga bagi pemain Asia Tenggara lainnya yang ingin berkarier di luar negeri.
Meski perjalanan singkatnya di Suwon FC mengecewakan banyak penggemar, Arhan masih memiliki waktu dan peluang untuk bangkit dan kembali menunjukkan potensinya.
Setelah diumumkan secara resmi oleh klub, ribuan komentar membanjiri akun Suwon FC. Salah satu komentar yang menggelitik adalah saran agar suami Azizah Salsha itu mencari klub baru yang masih minim followers.
“Cari klub yang masih dikit followers, biar nanti kita bantu ramein. Kalo ga dimainin, kita unfoll rame-rame,” canda netizen Indonesia.
Pratama Arhan, yang masih muda, memiliki kesempatan untuk memperbaiki kekurangan dan membuktikan dirinya di level tertinggi. Meskipun perjalanan di Suwon FC tidak sesuai harapan, pengalaman di dua liga besar Asia memberikan bekal berharga baginya untuk melangkah lebih jauh. Harapan besar pun masih ada bagi Arhan untuk bangkit dan kembali menunjukkan kualitas terbaiknya di lapangan.
