
Barcelona (Instagram @fcbarcelona)
JawaPos.com - Presiden La Liga, Javier Tebas, kembali memberikan pembelaan terhadap keputusan menggelar laga Villarreal kontra Barcelona pada 20 Desember mendatang di Miami.
Melalui platform X, Tebas menanggapi kritik yang dilontarkan Komisaris Eropa untuk Olahraga UEFA, Glenn Micallef, dan sejumlah pihak lain yang menentang keputusan itu.
Menurut Tebas, para penentang justru mengabaikan suara para pendukung Villarreal yang menyambut antusias kesempatan bermain di Amerika Serikat.
Ia menilai laga ini merupakan peluang besar bagi sepak bola Spanyol untuk memperluas jangkauan globalnya, terutama di kawasan Amerika Utara.
"UEFA telah menyetujui pertandingan di Miami. Para penggemar Villarreal mendukungnya dan menyebutnya sebagai 'kesempatan emas'," tulis Tebas.
Ia menambahkan bahwa Micallef dan beberapa pihak lain berbicara seolah mewakili semua penggemar,
"Padahal mereka tidak mendengarkan mereka yang benar-benar ingin pertandingan ini digelar (di sana)."
Dalam unggahannya, Tebas turut membagikan surat dukungan dari Asosiasi Klub Pendukung Villarreal.
Surat itu menyebut pemindahan pertandingan ini sebagai langkah "bersejarah" yang dapat membuka peluang ekspansi global, memperkuat daya tarik sponsor, serta meningkatkan pengalaman bagi para penggemar klub.
Pertandingan pekan ke-17 La Liga tersebut akan digelar di Stadion Hard Rock, Miami. Barcelona disebut akan memperoleh keuntungan sekitar €5–6 juta dari laga ini, menjadikannya proyek yang sangat menarik dari sisi finansial dan pemasaran.
Meski begitu, keputusan ini tidak lepas dari kontroversi. Real Madrid secara terbuka menyatakan kekhawatiran karena laga yang digelar di luar Spanyol dianggap bisa memengaruhi integritas kompetisi. Serikat pemain Spanyol (AFE) pun ikut menolak dengan alasan serupa.
Kendati demikian, Tebas tetap teguh pada pendiriannya. Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan hanya keputusan manajemen semata, tetapi juga bentuk dukungan terhadap keinginan klub dan fans Villarreal yang melihat laga di Miami sebagai kesempatan untuk menorehkan sejarah baru bagi La Liga.
