
Kai Havertz (Bein Sports)
JawaPos.com – Arsenal memastikan langkah ke final Carabao Cup 2026 setelah menyingkirkan Chelsea dalam laga semifinal yang berlangsung ketat.
Kemenangan ini tidak hanya menentukan agregat, tetapi juga menegaskan dominasi Arsenal atas rival sekotanya.
Berikut 5 fakta utama kemenangan Arsenal atas Chelsea pada semifinal Carabao Cup 2026, seperti dilansir dari laman Bein Sports pada Rabu (4/2).
Kai Havertz menjadi penentu kemenangan Arsenal melalui gol di menit ke-97. Gol tersebut dicetaknya saat menghadapi mantan klub yang pernah ia bela.
Havertz memanfaatkan serangan balik cepat yang diawali umpan Declan Rice. Gol itu memastikan kemenangan 1-0 sekaligus agregat 4-2 untuk Arsenal.
Arsenal kesulitan menciptakan peluang pada sebagian besar pertandingan leg kedua. Tuan rumah bahkan tidak mencatatkan tembakan dalam rentang menit ke-35 hingga ke-77.
Situasi tersebut sempat memicu kekecewaan pendukung di stadion. Namun disiplin permainan membuat Arsenal tetap mampu menjaga keunggulan agregat.
Chelsea mencatatkan total 14 tembakan sepanjang pertandingan. Akan tetapi, hanya dua tembakan yang benar-benar mengarah ke gawang Arsenal.
Minimnya ancaman nyata membuat upaya Chelsea membalikkan keadaan tidak membuahkan hasil. Strategi bertahan yang terlalu lama dinilai menjadi penghambat ambisi mereka.
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, baru meningkatkan intensitas serangan pada 30 menit terakhir.
Keputusan tersebut membuat Chelsea kehilangan waktu berharga untuk mengejar ketertinggalan.
Saat mereka mulai menekan, Arsenal justru menemukan celah melalui serangan balik. Situasi inilah yang berujung pada gol penentu Havertz.
