
Pelatih Juventus Thiago Motta.
JawaPos.com, - Juventus kembali bertanding di Serie A tengah pekan ini. Pada Rabu (15/1) dinihari WIB, anak asuh Thiago Motta akan bertandang ke Atalanta.
Juventus datang ke Bergamo dengan rasa kecewa. Mereka meraih enam hasil seri dari tujuh pertandingan terakhir. Dan yang paling mengecewakan adalah skor 1-1 melawan Torino di akhir pekan.Bagi Thiago Motta hasil tersebut terjadi karena kesalahan tim.
Imbang di Derby della Mole ternyata berdampak panjang. Para pemain, termasuk Motta yang masih marah dengan apa yang terjadi di lapangan.
“Kami ingin bangkit dari derbi. Penting untuk kembali dengan baik secara fisik dan mental. Pada saat yang sama mereka marah karena tidak menang,” kata Thiago Motta dilansir Football Italia.
“Kami lebih marah dari siapa pun, kami bermain lebih baik daripada lawan, kami menciptakan peluang, tapi itu tidak cukup bagus. Kami harus memperbaiki beberapa hal untuk menang, itulah yang sedang kami upayakan,” tambah Motta.
Upaya Juventus untuk mengakhiri rentetan hasil imbang menemui jalan berat. Mereka kembali tidak diperkuat beberapa bintang utama. Bremer, Juan Cabal, Francisco Conceicao dipastikan absen karena cedera. Nama pertama bahkan sudah menepi sejak awal musim karena ACL.
Kendati begitu Thiago Motta sedikit lega dengan kemungkinan pulihnya striker Dusan Vlahovic. Pada Derby della Mole kemarin sang bomber tidak dimainkan karena cedera. Nanti di markas Atalanta Motta memang belum memberi kepastian soal Vlahovic. Hanya saja peluangnya bermain cukup besar.
“Kami tidak punya Bremer, Cabal, Conceicao. Untuk Dusan kita lihat saja nanti,” tutup pelatih kelahiran Brasil.
Head to head Atalanta vs Juventus berpihak pada si nyonya tua. Dalam enam pertemuan terakhir mereka tidak terkalahkan dengan catatan dua kemenangan dan empat kali imbang.
