
Poppy Dharsono (tengah) dalam memberikan tips merawat kain
JawaPos.com - Di sela-sela gegap gempita perayaan Indonesia Fashion Week (IFW) 2018 di Jakarta Convention Center, President of IFW Poppy Dharsono memberikan berbagai tips cara merawat busana. Salah satunya tips bagaimana merawat pakaian bermaterial sutera. Baik dari cara mencucinya maupun menyetrika kain tersebut.
"Selama 40 tahun pengalaman saya, biasanya produk-produk pakaian yang terbuat dari bahan sutera selalu ada tulisan label 'dry clean' pasti di bagian bawah ketiak, leher dan lainnya ada noda yang sulit hilang dan selalu tertinggal warna bedak sehingga cepat rusak, bolong," kata Poppy kepada wartawan dalam diskusi Forum Ngobras bersama Electrolux, Jumat (30/3).
Biasanya, ungkap Poppy, ia mencuci dengan tangan terlebih dahulu. Baru kemudian dikirim ke dry cleaning. "Lama kelamaan saya cuci sendiri menggunakan sabun khusus dan metode yang khusus pula," ujarnya.
Setelah dicuci dengan tangan, dikeringkan, sebelum disetrika masukkan plastik lalu dimasukkan ke freezer beberapa jam baru kemudian disterika. Maka sutera akan kembali bagus warnanya.
Menurutnya, tidak semua pakaian setelah dipakai harus dicuci. Jika bisa dipakai 2-3 kali akan lebih baik karena mengurangi polusi lingkungan.
"Kami juga kerja sama dengan desainer yang tergabung dengan APPMI untuk mencuci dengan wet cleaning bisa datang ke kantor APPMI," jelas Poppy.
Lagoon Wet Cleaning Specialist atau Asia pacific Electrolux Professional JQ S.E.A., Singapore, Kho Tjin Hok menambahkan cara mencuci busana dengan bahan delicate seperti sutera biasanya dengan tangan, mesin cuci rumah tangga dan dry cleaning.
Ada dua jenis mesin cuci domestik dan industrial. Untuk domestik waktu pencucian lebih dari 1 jam, tetapi pencucian industrial kurang dari 30 menit dan programnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
"Kami ingin mengedukasi masyarakat Indonesia khususnya desainer tentang manfaat wet cleaning dengan teknologi dan inovasi terbarunya. Indonesia memliki kekayaan dalam ragam fashion yang dimiliki seperti jenis bahan yang beragam dan unik. Keunikan ini harus didukung oleh mesin pencucian yang unik pula dan menjaga kualitas bahan tersebut," tutup Kho Tjin Hok.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Malaga vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Super Depor Bisa Curi Poin
Prediksi Skor Getafe vs Racing Santander di Liga Spanyol 2026/2027: Azulones Rawan Kecolongan!
Prediksi Skor Brighton & Hove Albion vs Aston Villa di Liga Inggris 2026/2027: Laga Berakhir Imbang!
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Groningen di Liga Belanda: Boeren Enggan Malu di Kandang!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Tak Hanya Jenderal TNI-Polri, Pengusaha Haji Isam Dikabarkan Dapat Tugas Tangani Karhutla di Kalsel
Prediksi Skor Rennes vs Paris Saint-Germain di Liga Prancis 2026/2027: Les Parisiens Bisa Kesulitan!
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Los Rojiblancos Diunggulkan!
