Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Desember 2025, 03.49 WIB

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kwarda Pramuka Jawa Timur berupaya meningkatkan antusias generasi muda berkecimpung dalam kegiatan pramuka. (Septian Nur Hadi/Jawa Pos) - Image

Kwarda Pramuka Jawa Timur berupaya meningkatkan antusias generasi muda berkecimpung dalam kegiatan pramuka. (Septian Nur Hadi/Jawa Pos)

JawaPos.com-Musyawarah Daerah Kwartir Daerah (Musda Kwarda) Pramuka Jawa Timur 2025 digelar di Hotel Mercure, Surabaya, Selasa (9/12) malam. Sejumlah evaluasi menjadi perhatian utama. Teruma dalam meningkatkan antusias generasi muda berkecimpung dalam kegiatan pramuka.

Ketua Kwarda Pramuka Jawa Timur M. Arum Sabil mengatakan, banyak evaluasi yang dilakukan. Pengurus menilai kegiatan kepramukaan perlu diarahkan menjadi lebih produktif serta relevan dengan kebutuhan generasi muda. Sesuai keahlian serta keinginan mereka.

Menurut dia, tantangan besar justru datang dari perubahan karakter generasi muda. Mereka kini memiliki cara berekspresi dan gaya yang berbeda dengan pendekatan pembina sebelumnya. Metode pembinaan yang dianggap jadul kerap dinilai kurang menarik.

"Kemampuan akademik saja tak lagi memadai. Kalau anak-anak tidak memiliki skill, itu tidak akan ada artinya dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, pembinaan diarahkan sesuai minat dan kompetensi para peserta," kata Arum.

Misalnya pengembangan kemampuan pada bidang otomotif, elektronik, penulisan, fotografi, maupun media sosial. Salah satu strategi yang disiapkan, lanjut dia, yaitu mengintegrasikan kegiatan pramuka dengan dunia digital, seni, dan budaya, sesuai ekspresi para anggota.

Melalui pendekatan tersebut, Arum berharap dapat memudahkan penyampaian nilai-nilai kepramukaan terhadap generasi muda. Termasuk mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

"Ini yang harus kami benah bagaimana menyampaikan misi organisasi, namun mereka merasa senang, bahagia, terfasilitasi kebutuhannya. Karena nggak mungkin anak-anak dicokoki dengan pemikiran lama. Walaupun tujuannya baik. Tapi belum tentu cara lama itu bisa diterima," ujar Arum.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak turut hadir dalam forum musyarawarah tersebut. Emil menilai program Kwarda Pramuka Jawa Timur selama lima tahun terakhir berjalan sesuai harapan. Sejumlah tantangan dari Pemprov Jatim berhasil dilakukan.

Seperti pelestarian lingkungan, yakni penanaman mangrove, dan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) atau bedah rumah.

"Harapan saya gerakan pramuka ini menjadi mitra strategis untuk menggembleng generasi muda penerus bangsa menjadi lebih baik," kata Emil. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore