Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 September 2025 | 01.45 WIB

Industri Aksesori dan Aftermarket Dapat 'Red Carpet' di IIMS 2026, Disiapkan Tempat Khusus Baru

Ilustrasi IIMS 2025. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi IIMS 2025. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com-Industri otomotif Indonesia memasuki babak baru. Tidak lagi sekadar bicara kendaraan, pasar kini bergerak ke arah personalisasi dan gaya hidup berkendara. 

Tren ini mendorong subsektor aksesori dan aftermarket tampil sebagai salah satu motor utama pertumbuhan industri. Melihat potensi tersebut, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadikannya sorotan utama dalam pameran yang akan digelar 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Ekspansi besar dilakukan dengan memperluas area pameran menjadi 156.170 meter per segi, meningkat dari tahun sebelumnya. Grand Hall JIExpo khusus dipersiapkan sebagai pusat kegiatan strategis aksesori dan aftermarket. 

Tidak hanya menjadi ruang pamer produk, area ini juga akan dirancang interaktif, menghadirkan instalasi langsung, atraksi kendaraan modifikasi, hingga talkshow tematik.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung menegaskan bahwa komitmen ini adalah bentuk apresiasi terhadap pelaku industri pendukung otomotif. 

“Grand Hall dirancang untuk hidup dan dinamis. Pengunjung bisa melihat produk terbaru, mencoba langsung, hingga menikmati aktivitas seperti Jakarta Custom Culture dan IIMS Trial Fest,” ujar Daswar Marpaung saat peluncuran Pahami Village.

Pahami (Perkumpulan Pengusaha Aksesoris Mobil Indonesia) dipastikan akan kembali menjadi mitra utama dalam memperkuat subsektor ini. 

Mereka menghadirkan dua highlight. Pahami Workshop, yang memungkinkan pengunjung melihat proses instalasi produk secara nyata. Serta Pahami Express, yang menampilkan berbagai inovasi aksesori dan aftermarket di Hall D dan Gedung Pusat Niaga.

Menurut Head of Communication Pahami Albert Lim, keterlibatan asosiasi ini adalah upaya memperkuat sinergi antar pelaku industri. 

“Kami ingin menunjukkan bahwa aksesori otomotif bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian penting dari perkembangan industri. Melalui IIMS 2026, kami berharap kolaborasi ini bisa mengangkat kualitas produk lokal dan memperluas pasar,” jelas Albert Lim.

Dyandra Promosindo optimistis fokus pada subsektor ini dapat berdampak besar pada perekonomian. Target tahun depan adalah 579 ribu pengunjung, transaksi Rp 8 triliun, serta lebih dari 180 exhibitor. 

Selain membuka peluang bisnis, subsektor aksesori dan aftermarket juga diyakini berperan dalam menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong UMKM lokal.

Tidak hanya di Jakarta, Dyandra juga membawa konsep pameran ini ke daerah. IIMS Series 2026 akan diawali di Surabaya pada Mei 2026, disusul IIMS Balikpapan 2026 pada Oktober. 

Sebagai pemanasan, IIMS Garage Balikpapan digelar Oktober tahun depan di Pentacity Mall. Ekspansi ke daerah ini diharapkan membuka pasar lebih luas bagi subsektor aksesori dan aftermarket di luar Jawa.

Dengan pengembangan konsep pameran yang lebih inklusif, IIMS 2026 diproyeksikan bukan hanya menjadi etalase produk otomotif, tetapi juga wadah kolaborasi bagi pelaku industri aksesori, aftermarket, komunitas, hingga UMKM

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore