![Varian terbaru dari Wuling yaitu Almaz Hybrid. [Istimewa] - Image](https://cdn-assets.jawapos.com/images/1/2023/10/06/Wuling-Almaz-Hybrid-4119361701.jpg)
Varian terbaru dari Wuling yaitu Almaz Hybrid. [Istimewa]
JawaPos.com - Satu lagi pabrikan Tiongkok meluncurkan varian baru di segmen SUV yaitu Wuling yang menghadirkan Almaz RS Hybrid versi terbaru. Banderol yang diberikan juga sangat bersaing dengan rival satu negaranya yaitu Chery Omoda 5 GT yang harganya Rp 448 juta.
Wuling meluncurkan dua tipe baru yaitu Almaz RS Pro yang dijual Rp398 juta dan versi tertinggi Almaz RS Hybrid yang dibanderol Rp438 juta. Keduanya dibedakan dengan powertrain saja, selebihnya sama.
"Kami meluncurkan dengan resmi flagship Wuling dalam wujud New Almaz RS," ujar Vice Presiden Wuling Motors, Arif Pratama di Jakarta, Kamis 5 Oktober 2023.
Bila melihat wajah eksterior nya tampak lebih moderen, dan futuristis dengan adanya lampu lebih yang sipit dipadukan grille krom hitam. Sementara desain bumper belakang mengalami perubahan dengan emblem huruf Wuling yang menjadi identitas kuat pada bagian ini.
Masuk dalam interior berbalut warna hitam karbon yang klasik, namu masih mendapatkan aura futuristik lengkap dengan soft touch panel berkelir di dasbor dan ambience light. Pada sistem hiburannya dibenamkan head unit layar sentuh berukuran 10 inci yang bisa terhuhung internet dan kamera 360 derajat.
Pada area mesin tidak ada perbedaan dengan Almaz Hybrid versi sebelumnya, tanpa embel-embel RS. Mengandalkan mesin bensin 4 silinder 2.000cc bertenaga 128 dk, dan torsi 168 Nm, motor listriknya punya tenaga 174 dk, dan torsi 320 Nm.
Versi baru ini juga dilengkapi 3 pilihan berkendara, jika memilih mode EV seutuhnya roda depan bergerak mengandalkan tenaga listrik, namun karena baterainya berdaya 1,8 kWh maka jarak tempuhnya hanya 1-2 kilometer.
Sedangkan untuk mode series hybrid, perpaduan antara dinamo, dan mesin bekerja secara bersamaan menyesuaikan kebutuhan pengendara. Di mana motor listrik otomatis akan beralih ke mesin dalam kecepatan tertentu.
Berbeda dengan mode paralel, mesin mobil bukan hanya menggerakan roda, namun bisa sekaligus melakukan pengisian baterai. Biasanya daya listrik akan didapat saat proses melepas gas, atau pengereman yang disebut regeneratif.
Mesin pembakaran bisa melakukan pengisian ke baterai walaupun kondisi idle, ini karena generator di dalamnya, dan sistem transmisi otomatis menggunakan girboks satu percepatan layaknya mobil listrik.Transmisi yang tidak membutuhkan banyak oli itu diberi nama DHT, atau Dedicated Hybrid Transmission.
Terdapat tiga menu utama teknologi yang digunakan pada Almaz RS, yaitu WIND (Wuling Indonesian Command) sebagai fitur perintah suara untuk mempermudah pengguna mengoperasikan fitur di dalam mobil, misalnya mengatur suhu AC, buka jendela, sunroof, mengganti musik, dan lain-lain.
Lalu ada ADAS (Advanced Driver Assistance System) yang mempermudah pengemudi saat berkendara, mengandalkan sensor, radar, dan kamera dengan sejumlah fitur di dalamnya membuat mobil bisa berjalan sendiri di kondisi tertentu.
Selain itu ada beberapa fitur yang bekerja saat mobil bisa mengikuti kecepatan mobil di depan, hingga melakukan pengereman sendiri, seperti Adaptive Cruise, Lane Recognition, Safe Distance dan Braking Assistance.
Pada Almaz RS terbaru, atau versi hybrid juga dilengkapi Internet of Vehicle (IoV), ini bisa terhubung dengan smartphone melalui jaringan internet dari aplikasi. Fungsinya bisa melihat posisi mobil, menghidupkan mesin, AC dari jarak jauh. Ini akan lebih memudahkan pemilik atau pengguna mobil.
