Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Januari 2025, 14.29 WIB

Miftah Maulana Menangis saat Muncul Perdana Setelah Panen Hujatan di Kasus Es Teh

Pendakwah Miftah Maulana Maulana Habiburrohman alias Gus Miftah saat mengisi ceramah di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Jogjakarta, pada Sabtu (4/1) malam. - Image

Pendakwah Miftah Maulana Maulana Habiburrohman alias Gus Miftah saat mengisi ceramah di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Jogjakarta, pada Sabtu (4/1) malam.

 
JawaPos.com - Miftah Maulana Habiburrohman atau akrab disapa Gus Miftah diketahui sempat panen cibiran dari banyak orang gara-gara dianggap mengolok-olok dan menghina Sunhaji, penjual es teh di sebuah acara pengajian di Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
 
Untuk pertama kalinya Miftah Maluna muncul lagi ke hadapan publik setelah sempat dihantam kasus besar yang mengakibatkan dirinya harus mundur dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden.
 
Miftah menggelar acara mujahadah di Pondok Pesantren Ora Aji di Jogjakarta. Hadir dalam kesempatan itu adalah Ipang Wahid, Charly Setia Band, dan lain-lain. Saat memimpin pembacaan sholawat Nariyah, Miftah sempat menangis.  Para hadirin pun kompak mengumandangkan sholawat bersama meski Miftah menangis tersedu di atas panggung.
 
 
Usai pembacaaan sholawat dan mujahadah, Miftah mengatakan bahwa hidupnya ada yang 'kurang beres' karena setiap keinginannya selalu dipenuhi dengan cepat oleh Tuhan dalam 5 tahun belakangan. Setiap apa yang diinginkan, dengan cepat dikabulkan atau keinginan tersebut menjadi kenyataan.
 
"Semuanya dibuat gampang. Malam berdoa, dikabulkan pagi harinya, saya minta pagi, sorenya dikabulkan. Kita berpikir ada apa di balik itu semua?," kata Miftah.
 
 
 Dia pun meyakini setelah keinginan-keinginannya dikabulkan Tuhan dengan cepat, pasti akan ada peristiwa besar yang bakal menghantam hidupnya. Ternyata  itu benar-benar terjadi dan Miftah kesandung masalah besar hanya gara-gara penjual es teh.
 
"Setahun kemudian, Allah kasih jawabannya. Allah seolah mau bilang, 'kamu bukan siapa-siapa, kamu bukan apa-apa. Kamu besar karena aku besarkan, kamu kuat karena aku bikin kuat, kamu mampu karena aku mampukan kamu'," ujar Miftah.
 
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore