JawaPos.com – Pada dasarnya hubungan keluarga memang tidak selalu indah dan menyenangkan. Terkadang, hubungan tersebut bisa sangat beracun atau dikenal dengan istilah toxic.
Berurusan dengan keluarga yang toxic tidak berarti Anda harus memutuskan hubungan sepenuhnya atau menjalani kehidupan yang penuh ketegangan.
Artinya, ada cara efektif untuk bertahan hidup dalam keluarga toxic dimana Anda tetap menjaga kewarasan Anda.
Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai beberapa strategi bertahan hidup dalam menghadapi keluarga toxic sebagaimana dilansir dari laman Idea Pod, Rabu (28/8) sebagai berikut :
- Menetapkan batasan yang jelas
Kita sering mendengar tentang pentingnya batasan dalam hubungan. Namun jika menyangkut keluarga tentu hal itu menjadi terasa agak rumit. Batasan sendiri bukan tentang menjauhkan orang lain. Batasan ini tentang menciptakan ruang aman untuk diri sendiri.
Baca Juga: 7 Strategi Bertahan Hidup dalam Menghadapi Keluarga Toxic Menurut Psikologi, Apa Saja?
Ruang tempat Anda dapat bernapas, tumbuh dan menjadi diri sendiri tanpa takut dihakimi atau dikritik. Menurut psikolog, menetapkan batasan dapat secara signifikan mengurangi dampak dinamika keluarga yang toxic pada kesehatan mental Anda.
Anda bisa memulai dengan mengidentifikasi apa yang dapat Anda terima dan apa yang tidak. Kemudian Anda bisa mengomunikasikan hal ini dengan jelas dan tegas kepada anggota keluarga Anda.
- Melakukan perawatan diri
Bila Anda terjebak dalam lingkungan keluarga yang toxic maka mudah bagi Anda untuk melupakan kebutuhan Anda sendiri. Bahkan Anda kerap merasa bersalah karena meluangkan waktu untuk diri sendiri.
Oleh sebab itu, untuk bertahan dalam keluarga yang beracun maka Anda perlu melakukan perawatan diri. Sebab dengan Anda mempraktikkan perawatan diri maka Anda menjadi lebih siap untuk mengatasi stres dan juga dapat mencegah kejenuhan.
Intinya merawat diri bukanlah hal yang egois namun merupakan salah satu cara terbaik untuk menghadapi lingkungan keluarga yang toxic.
Baca Juga: Patut Dicontoh! 4 Zodiak Ini Sangat Tegas Menolak Hubungan Toxic dan Tidak Sehat
- Mencari bantuan profesional
Strategi lain untuk bertahan dalam keluarga yang toxic adalah mencari bantuan profesional. Mencari bantuan bukanlah tanda kelemahan. Justru hal ini adalah tanda kekuatan.
Ketika Anda mencari bantuan artinya Anda cukup berani untuk mengakui bahwa Anda membutuhkan dukungan dan Anda bersedia mengambil langkah-langkah menuju kesejahteraan Anda sendiri.
Pasalnya beban pribadi yang menyangkut keluarga bisa saja mengaburkan penilaian kita sehingga dapat mengaburkan penilaian kita sehingga sulit melihat segala sesuatunya secara objektif.
Seorang terapis atau konselor dapat menyediakan ruang aman bagi Anda untuk mengekspresikan perasaan Anda tanpa menghakimi. Mereka juga dapat memberi Anda alat dan teknik praktis untuk menangani dinamika keluarga Anda.
- Membatasi interaksi Anda
Jika berinteraksi dengan keluarga sering membuat Anda cemas, tertekan atau marah maka sudah saatnya untuk membatasi interaksi tersebut. Hal ini bisa berarti melewatkan beberapa makan makan keluarga atau mengurangi frekuensi kunjungan Anda.
Baca Juga: Cek! 10 Tanda Ini Menunjukkan Jika Anda Sebenarnya Pasangan yang Toxic, Menurut Psikologi
Memang di awal-awal Anda merasa bersalah namun Anda juga perlu mengingat bahwa kesehatan mental Anda juga jauh lebih utama dan penting.
Penelitian menunjukkan bahwa mengurangi paparan terhadap orang yang toxic dapat meningkatkan kesehatan mental kita secara signifikan. Jadi tidak apa-apa jika Anda perlu mundur sejenak.
- Belajar memaafkan
Pada dasarnya memendam amarah dan kebencian sebenarnya dapat membahayakan kesehatan Anda. Hal itu dapat meningkatkan stres, tekanan darah dan bahkan risiko penyakit jantung.
Di sisi lain, memaafkan dikaitkan dengan lebih rendahnya tingkat kecemasan, depresi dan peningkatan kesejahteraan secara keseluruhan. Memaafkan bukan berarti mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan itu baik-baik saja.
Namun memaafkan artinya melepaskan kendali mereka atas emosi Anda. Anda mulai menarik napas dalam-dalam dan mulai penyembuhan untuk Anda sendiri.***