
ilustrasi orang dewasa yang pernah diabaikan ketika masih kecil. (Freepik)
JawaPos.com – Menurut penelitian, trauma masa kecil menyebabkan masalah kesehatan dan respons emosional.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana orang yang pernah diabaikan oleh orang tua atau wali ketika masih kecil dapat memengaruhi dirinya saat dewasa.
Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut 6 tanda bahwa Anda sering diabaikan saat masih kecil dan ini memengaruhi dirimu ketika dewasa, seperti dilansir Your Tango.
1. Anda mengalami kesulitan dalam mengekspresikan emosi
Sebagai anak yang terabaikan, Anda tidak pernah belajar untuk mengekspresikan diri sepenuhnya karena kritik dari orang tua atau wali.
Menurut penelitian dari National Library of Medicine, saat anak-anak terlantar tumbuh menjadi dewasa, mereka berisiko lebih tinggi untuk menjadi orang berpenghasilan rendah, mengalami kesehatan mental, hingga masalah penyalahgunaan obat-obatan.
Anak-anak terlantar juga memiliki masalah dalam berhubungan dengan teman sebaya, yang mengubah cara mereka mengekspresikan emosi.
2. Anda menderita harga diri yang rendah
Salah satu tanda bahwa Anda sering diabaikan saat masih kecil dan hal itu memengaruhi ketika dewasa ialah cara mengembangkan masalah harga diri.
Anda dibuat merasa tidak terlihat, diabaikan, dan kebutuhan emosional tidak pernah terpenuhi.
Akibatnya, sekarang setelah dewasa, Anda memiliki masalah rasa tidak aman, terus-menerus mengkritik diri sendiri, dan tidak bahagia.
3. Anda takut ditinggalkan
Bila Anda tumbuh sebagai anak yang terus-menerus diabaikan, Anda akan berubah menjadi orang dewasa yang memiliki rasa takut akan ditinggalkan.
Mungkin Anda menjadi terlalu terikat pada orang lain, memiliki pikiran buruk, atau sangat kritis terhadap orang yang baru ditemui.
