Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Januari 2025, 19.36 WIB

Sering Dianggap 'Terlalu Baik'? Mungkin Anda Terbiasa Mengatakan 7 Frasa yang Mencerminkan Perasaan Rendah Diri

Orang yang Terlalu baik. (freepik.com) - Image

Orang yang Terlalu baik. (freepik.com)

JawaPos.com - Menjadi orang baik adalah hal yang luar biasa. Sifat ini membuat Anda lebih mudah diterima dalam berbagai lingkungan dan sering menjadi teman yang diandalkan. Namun, apa jadinya jika Anda kerap dianggap sebagai orang yang terlalu baik?

Istilah ini sering disematkan pada seseorang yang terkesan selalu menomorsatukan kebutuhan orang lain hingga melupakan diri sendiri. Tanpa disadari, anggapan tersebut bisa muncul dari frasa-frasa tertentu yang sering Anda ucapkan, yang justru mencerminkan perasaan rendah diri atau insecure.

Dilansir dari laman Geediting.com pada Selasa (14/1) mari kita bahas tujuh frasa yang sering mencerminkan kebiasaan tersebut.

1. "Saya tidak keberatan"

Kalimat ini terdengar sederhana dan sopan, tetapi jika terlalu sering diucapkan, bisa jadi menunjukkan bahwa Anda sulit berkata "tidak". Padahal, tidak ada salahnya menolak sesuatu yang tidak sesuai dengan kebutuhan pribadi atau keterbatasan waktu Anda.

Ketika Anda terus-menerus mengabaikan diri sendiri demi menyenangkan orang lain, Anda secara tidak langsung menempatkan kebutuhan Anda di urutan terakhir. Lain kali, sebelum mengatakan "saya tidak keberatan", tanyakan pada diri sendiri: apakah ini sesuatu yang benar-benar ingin saya lakukan?

2. "Itu bukan masalah besar"

Anda mungkin berpikir bahwa mengecilkan masalah akan membuat Anda terlihat santai dan tidak terlalu menuntut. Namun, terlalu sering mengatakan ini justru bisa mengabaikan perasaan Anda sendiri.

Jika sesuatu memang menjadi masalah besar, penting untuk mengomunikasikannya dengan jelas. Jangan takut dianggap mengeluh, karena setiap orang berhak untuk menyampaikan apa yang dirasakannya.

3. "Maaf mengganggu Anda"

Ini adalah frasa yang sering digunakan saat meminta bantuan atau perhatian, tetapi sebenarnya bisa menyiratkan rasa tidak percaya diri. Dengan mengatakan "maaf mengganggu Anda", Anda seolah-olah merasa bahwa kebutuhan atau pertanyaan Anda tidak penting.

Padahal, meminta sesuatu bukanlah gangguan jika dilakukan dengan cara yang sopan. Terlalu sering meminta maaf dalam situasi yang tidak diperlukan dapat menurunkan harga diri Anda di mata orang lain.

4. "Saya selalu ada untuk Anda"

Berada di sisi seseorang adalah hal yang indah, tetapi selalu mengutamakan orang lain tanpa memikirkan kebutuhan Anda sendiri bisa menjadi jebakan. Ketika Anda terus-menerus mengatakan "saya selalu ada untuk Anda", Anda berisiko mengabaikan waktu dan energi Anda sendiri.

Sebagai gantinya, coba gunakan frasa seperti "saya ada untuk Anda saat saya bisa" untuk menetapkan batasan yang sehat. Ini bukan hanya tentang menjaga diri sendiri, tetapi juga tentang memberikan dukungan yang lebih tulus dan realistis.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore