
Ilustrasi seseorang yang mempelajari huruf hiragana. (freepik)
JawaPos.com - Kebutuhan untuk mempelajari bahasa Asing sangat penting untuk era globalisasi saat ini. Yang tentunya, memiliki kemampuan berbahasa asing akan memberikan nilai tambah kepada diri Anda saat bekerja.
Untuk bisa membuktikan kemampuan bahasa di dunia kerja, Anda memerlukan sertifikat kemampuan. Barangkali Anda sudah tidak asing dengan TOEFL atau IELTS yang merupakan ujian sertifikasi bahasa Inggris.
Nah, jika Anda adalah seseorang yang sedang belajar Bahasa Jepang dan membutuhkan sertifikat kemampuan, Anda harus mengetahui tentang JLPT.
Mengutip dari JLPTSensei.com, JLPT (Japanese Language Proficiency Test) atau Nihongo Nouryoku Shiken, merupakan ujian standar internasional yang mengukur kemampuan berbahasa Jepang.
Ujian ini diseleranggarakan langsung oleh Japan Foundation dan Japan Educational Exchanges and Services.
Melansir laman resmi JLPT.jp, Ujian JLPT memiliki lima tingkatan, antaranya N5 (dasar) hingga N1 (tertinggi). Untuk itu, mari mengetahui lebih lanjut tentang tingkatan JLPT.
N5 (Dasar): Tingkat ini menguji pemahaman dasar bahasa Jepang, meliputi kemampuan membaca ekspresi dan kalimat sederhana dalam hiragana, katakana, dan kanji dasar (sekitar 100 dan 800 kosakata), serta memahami percakapan tentang topik sehari-hari yang diucapkan perlahan.
N4 (Menengah Bawah): Pada tingkatan ini peserta ujian diuji pemahaman dasar yang lebih luas ketimbang N5. Antaranya yang diuji adalah kemampuan membaca teks tentang topik harian menggunakan sekitar 300 kanji dan 1500 kosakata, serta memahami percakapan sehari-hari yang diucapkan perlahan.
N3 (Menengah): TIngkat ini menguji pemahaman bahasa Jepang dalam situasi sehari-hari, kemampuan membaca materi tertulis tentang topik sehari-hari, memahami informasi ringkasan, dan memahami percakapan dengan kecepatan native. Kisaran kanji yang dipelajari adalah 650 kanji.
N2 (Menengah Atas): N2 menuntut pemahaman yang lebih kompleks ketimbang tingkatan di bawahnya. Kemampuan untuk membaca materi pada berbagai topik dan memahami percakapan serta berita dengan kecepatan normal. Anda diharapkan untuk menguasai sekitar 1000 kanji. Tingkatan ini juga sering menjadi standar persyaratan beasiswa atau pekerjaan di Jepang.
N1 (Tertinggi): Tingkat ini menguji pemahaman bahasa Jepang dalam situasi kompleks dan abstrak, kemampuan membaca tulisan kompleks dan konten mendalam, serta memahami materi lisan seperti percakapan koheren, laporan berita, dan kuliah dengan kecepatan alami. Tingkat N1 menuntut Anda untuk menguasai 2000 kanji bahasa Jepang.
Melansir Tofugu, terdapat 4 bagian utama dalam ujian JLPT, antaranya Kosakata (Moji - Goi), Tatabahasa (Bunpou), Pemahaman Bacaan (Dokkai), dan Pendengaran (Choukai),
Memiliki sertifikat JLPT memberikan manfaat untuk Anda dalam dunia kerja dan pendidikan.
Peluang kerja Anda menjadi lebih luas dan terhubung dengan lowongan global. Memang, kebanyakan pekerjaan yang membutuhkan sertifikat JLPT memiliki minimal kemampuan N2.
Namun, tidak menutup kemungkinan terdapat lowongan yang menerima di bawah kemampuan N2, meski tentunya dengan kemampuan bahasa Jepang yang lebih baik akan memungkinkan Anda untuk bernegosiasi gaji dengan lebih baik.
