Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Januari 2025, 22.28 WIB

Orang yang Tidak Pernah Dipeluk Saat Kecil Biasanya akan Mengembangkan 8 Sifat Ini Dikemudian Hari Menurut Psikolog

Ilustrasi delapan sifat dari orang-orang yang tidak pernah dipeluk saat kecil menurut psikolog. - Image

Ilustrasi delapan sifat dari orang-orang yang tidak pernah dipeluk saat kecil menurut psikolog.

JawaPos.com - Beberapa anak yang tumbuh dewasa tanpa menerima banyak kasih sayang fisik, mungkin memiliki pola tertentu dalam kehidupan dewasanya.

Menjadi anak yang jarang dipeluk dapat membentuknya dengan cara yang mendalam dan menghasilkan serangkaian perilaku dan reaksi unik saat tumbuh dewasa.

Menurut psikolog, pola-pola ini seringkali terwujud dalam delapan sifat khusus. Sifat-sifat ini bukanlah pilihan pribadi, melainkan lebih seperti luka emosional dari masa kanak-kanak.

Memahami sifat-sifat ini dapat menjadi langkah awal menuju penyembuhan untuk penyembuhan dan pemutusan pola tersebut.

Dilansir dari Blog Herald, inilah delapan sifat dari orang-orang yang tidak pernah dipeluk saat kecil menurut psikolog.

1. Kesulitan menjalin hubungan dekat

Seseorang yang tidak sering dipeluk saat kecil mungkin akan merasa sulit menjalin hubungan dekat dan intim saat dewasa. Pelukan merupakan salah satu bentuk komunikasi non-verbal dan berperan penting dalam membangun ikatan dengan orang lain.

Tanpa merasakan bentuk kasih sayang ini, seseorang mungkin akan kesulitan mengekspresikan atau memahami keintiman emosional. Mereka mungkin mendekatinya secara berbeda, seperti dengan tingkat kehati-hatian atau ketidakpastian.

Mereka mungkin juga merasa lebih sulit untuk memercayai orang lain atau membuka diri secara emosional.

2. Kemandirian yang tinggi

Beberapa orang mungkin berpikir seseorang yang tidak banyak menerima kasih sayang fisik saat kecil akan terus mencarinya saat dewasa, tetapi yang terjadi justru sebaliknya. Banyak orang yang jarang dipeluk saat kecil justru mengembangkan rasa percaya diri yang tinggi.

Tanpa dukungan fisik dari pengasuh, individu-individu ini sering kali belajar untuk bergantung pada diri sendiri sejak usia dini. Mereka belajar untuk menenangkan tekanan mereka sendiri dan memenuhi kebutuhannya sendiri.

Kemandirian ini mungkin membuat mereka tampak kuat dan mandiri, tetapi juga dapat menciptakan hambatan untuk mencari bantuan saat membutuhkannya. Mereka mungkin kesulitan dengan gagasan untuk bergantung pada orang lain, takut akan kerentanan atau penolakan.

3. Meningkatnya kepekaan terhadap sentuhan

Akibat kurangnya kasih sayang fisik di masa kanak-kanak, sebagian orang mengembangkan kepekaan yang meningkat terhadap sentuhan. Ini mungkin tampak mengejutkan, tetapi hal ini berakar pada susunan saraf kita.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore