
Ilustrasi seseorang yang tidak disukai oleh orang lain (freepik)
JawaPos.com - Menurut psikologi, ada hal-hal kecil yang kita lakukan yang tanpa sengaja dapat membuat orang lain kesal. Dan jujur saja, tidak ada seorang pun yang ingin menjadi orang yang dianggap menjengkelkan oleh orang lain.
Dalam artikel ini, JawaPos.com telah melansir dari laman Hack Spirit, Minggu (5/1), delapan kebiasaan kecil yang ternyata dapat membuat orang lain jengkel dengan Anda.
1. Terlalu negatif
Sikap negatif yang terus-menerus dapat menguras tenaga bagi orang-orang di sekitar Anda. Melampiaskan kekesalan tentang hari yang buruk di tempat kerja atau situasi yang membuat frustrasi adalah hal yang wajar, tetapi jika hal itu menjadi kebiasaan Anda, orang lain dapat menjauh.
Menurut psikologi, manusia secara alami tertarik pada orang-orang yang positif. Sikap positif menciptakan lingkungan yang menyenangkan yang membuat orang ingin menjadi bagian darinya.
Namun bila Anda selalu berfokus pada hal yang negatif, mengeluh tentang setiap hal kecil, atau mengkritik orang lain terlalu keras, Anda menciptakan suasana yang sama sekali tidak menyenangkan.
2. Mendominasi percakapan
Ketika Anda mendominasi pembicaraan, pada hakikatnya Anda mengucilkan orang lain, membuat mereka merasa tidak penting. Tentu, berbagi pengalaman dan pikiran itu bagus, tetapi ingat, percakapan adalah jalan dua arah, yang penting adalah mendengarkan dan berbicara.
3. Kurangnya kontak mata
Kontak mata bisa menjadi alat yang ampuh. Ini adalah cara non-verbal untuk menunjukkan kepada seseorang bahwa Anda terlibat dan tertarik dengan apa yang mereka katakan. Namun, jika Anda menghindarinya, hal itu dapat mengirimkan pesan yang salah.
Orang mungkin berpikir Anda bersikap kasar atau tidak tertarik dengan percakapan tersebut. Mempertahankan kontak mata membuat orang lebih menyadari keadaan emosional Anda, membuat interaksi Anda terasa lebih asli.
Baik saat mengobrol dengan teman atau bertemu seseorang untuk pertama kalinya, ingatlah untuk menatap matanya. Itu menunjukkan rasa hormat dan dapat membantu membangun hubungan yang lebih kuat.
4. Terganggu
Kita hidup di dunia digital yang serba cepat, di mana perhatian kita terus-menerus ditarik ke sejuta arah. Sangat mudah untuk teralihkan, bahkan saat kita seharusnya berinteraksi dengan orang lain. Entah itu memeriksa ponsel di tengah percakapan, melamun, atau tidak memberikan perhatian penuh kepada lawan bicara.
