Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Januari 2025, 20.48 WIB

Olahraga dengan Perut Kosong Bisa Maksimalkan Pembakaran Lemak Mitos atau Fakta? Ini Penjelasan Lengkap Dokter Tirta

dr. Tirta./HAS Creative - Image

dr. Tirta./HAS Creative

JawaPos - Olahraga dengan kondisi perut kosong sering dianggap sebagai cara yang efektif untuk membakar lemak lebih cepat. Namun, menurut Dokter Tirta dalam kanal YouTube-nya mengungkapkan bahwa hasilnya tidak selalu pasti dan tergantung pada jenis dan intensitas olahraga yang dilakukan.
 
“Bisa iya, bisa engga,” kata Tirta, Kamis (2/1).

Ia menambahkan bahwa jika olahraga dilakukan dengan intensitas ringan, seperti di zona dua atau zona aerobic, tubuh akan lebih cenderung menggunakan lemak sebagai sumber energi utama.

Zona dua dalam olahraga merujuk pada tingkat intensitas yang tidak terlalu berat dan dapat dilakukan dalam jangka waktu lama. Ketika kita berolahraga dalam zona ini, tubuh lebih mudah membakar lemak sebagai bahan bakar utama daripada mengandalkan gula dalam otot.

Namun, jika olahraga dilakukan pada zona empat, yang merupakan zona dengan intensitas tinggi, tubuh akan membutuhkan gula yang tersimpan dalam otot. Pada kondisi ini, jika kita tidak makan sebelumnya, tubuh tidak memiliki cukup bahan bakar dan bisa merasa lemas atau kehabisan energi.
 

Menurut Dokter Tirta, olahraga di zona empat tanpa makan sebelumnya bisa membuat tubuh kekurangan glikogen.
 
"Kalau kamu tidak makan, tidak ada pre workout meal sama sekali dan kamu ngepush, kamu akan lemes karena tubuh akan kehilangan bahan bakar," ujarnya.

Karena itu, jika kamu memilih untuk berolahraga tanpa makan terlebih dahulu, sangat penting untuk menjaga intensitas tetap rendah. Dokter Tirta merekomendasikan agar olahraga di perut kosong dilakukan dalam zona dua, yang lebih ringan dan sesuai dengan kapasitas tubuh yang tidak mendapatkan asupan energi tambahan.

Zona dua dalam olahraga dapat bervariasi tergantung pada jenis aktivitas yang dilakukan. Misalnya, seseorang yang melakukan gym atau lari dengan intensitas ringan bisa berada di zona dua, sementara bagi sebagian orang, berjalan kaki dengan tempo cepat sudah cukup untuk masuk ke zona tersebut.

Olahraga dalam zona dua lebih efektif untuk membakar lemak, terutama ketika tubuh belum menerima asupan kalori atau makanan sebelumnya. Kondisi ini memungkinkan tubuh untuk lebih mengandalkan cadangan lemak sebagai sumber energi daripada glikogen yang ada di dalam otot.

Meskipun olahraga dengan perut kosong bisa membakar lemak lebih efektif, ada juga risiko yang perlu diperhatikan. Jika olahraga terlalu berat tanpa makan sebelumnya, tubuh bisa merasa sangat lelah dan berisiko mengalami penurunan performa, karena energi utama dalam tubuh habis terkuras.

Selain itu, olahraga intensitas tinggi di perut kosong bisa menyebabkan penurunan kadar gula darah, yang berpotensi membuat pusing atau bahkan pingsan. 
 
Oleh karena itu, bagi sebagian orang, konsumsi makanan ringan sebelum berolahraga bisa membantu mempertahankan energi dan performa.
Bagi mereka yang terbiasa berolahraga di pagi hari sebelum sarapan, memilih intensitas yang tepat sangat penting. 
 
 
Jika tujuan utama adalah membakar lemak, olahraga ringan seperti jalan cepat atau lari santai di zona dua adalah pilihan yang ideal.

Namun, jika kamu merasa perlu berolahraga dengan intensitas tinggi dan lebih fokus pada pembentukan otot atau kebugaran secara keseluruhan, maka mengonsumsi pre-workout meal mungkin lebih disarankan. Hal ini untuk memastikan tubuh memiliki cukup bahan bakar, terutama gula dari karbohidrat yang ada di dalam otot.

Secara keseluruhan, olahraga dengan perut kosong memang bisa membantu memaksimalkan pembakaran lemak, tetapi hanya jika dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai dengan kapasitas tubuh. Setiap orang memiliki respons yang berbeda terhadap olahraga di perut kosong, sehingga penting untuk menyesuaikan intensitas dan jenis olahraga dengan kondisi tubuh dan tujuan kebugaran.

Dengan penjelasan dari Dokter Tirta, kita bisa memahami bahwa kunci utama dalam olahraga dengan perut kosong adalah memilih intensitas yang tepat. Jika dilakukan dengan bijak, olahraga pagi dengan perut kosong bisa menjadi cara efektif untuk membakar lemak dan meningkatkan kebugaran tubuh.
 
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Artikel Terkait
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore