Mata para pelajar dari SMAN 1 Parung Panjang berbinar menyambut gembira pemberhentian aktivitas pertambangan untuk sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (istimewa)
JawaPos.com - Masyarakat Parung Panjang dan sekitarnya kompak membuat video untuk menunjukkan dukungan mereka kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang membatalkan kebijakan relaksasi truk tambang hingga memberhentikan sementara aktivitas pertambangan di wilayah Parung Panjang, Cigudeg dan Rumpin.
Dampak kebijakan tersebut dirasakan sangat nyata manfaatnya oleh banyak orang. Warga di Parung Panjang kini bisa lancar saat pergi atau pulang ke rumah selama di perjalanan.
Sejumlah dari mereka bisa naik sepeda dengan tenang dan aman yang selama ini bikin mereka ketakutan, karena khawatir bakal dilindas truk tambang.
Kini, giliran para pelajar di Parung Panjang yang memberikan dukungan kepada Dedi Mulyadi untuk atas kebijakan pemberhentian aktivitas tambang untuk sementara.
Ratusan pelajar dari SMAN 1 Parung Panjang mengucapkan terima kasih kepada Sang Gubernur atas kebijakannya yang dirasakan langsung manfaatnya oleh mereka.
"Terima kasih pak Dedi, sekarang kami bisa berangkat dan pulang sekolah dengan aman dan nyaman," kata ratusan pelajar SMAN 1 Parung Panjang serempak, dalam video beredar di media sosial.
Menurut mereka, tidak adanya truk tambang di jalan raya membuat momen berangkat dan pulang sekolah jadi lebih bersemangat. Mereka tidak khawatir lagi bakal digilas oleh truk tambang selama di perjalanan.
"Sekarang pergi dan pulang sekolah jadi lebih menyenangkan. Jabar istimewa!", kata mereka kompak.
Kebijakan pemberhentian sementara aktivitas pertambangan dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi setelah para pengusaha tambang tetap menolak untuk patuh pada aturan terkait jam operasional truk tambang sebagaimana diatur dalam Perbub No 56 Tahun 2023.
Dedi Mulyadi mengambil sikap tegas memberhentikan sementara aktivitas pertambangan setelah Surat Edaran Gubernur Jawa Barat tertanggal 19 September 2025 diacuhkan begitu saja.Terbukti, pelanggaran masih terus terjadi.
Di sisi lain, Gubernur Dedi Mulyadi merasa perlu untuk menertibkan pertambangan mengingat perbaikan jalan di Parung Parung Panjang dan sekitarnya sedang berlangsung hingga Desember 2025.
Ketika truk tambang memaksa menggunakan jalan yang baru saja diperbaiki dan belum kering sepenuhnya, maka hal itu akan merusak kualitas jalan. Padahal, perbaikan jalan di Parung Panjang dan sekitarnya menelan dana sangat besar dari APBD Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022