JawaPos.com-Momen perayaan HUT DKI Jakarta ke- 496 pada bulan ini juga akan dirayakan sutradara Bene Dion Rajagukguk dengan cara menghadirkan sebuah film sebagai bentuk penghargaan untuk Jakarta lewat film berjudul Ganjil Genap.
Baca Juga: Tolak Impor KRL Bekas, Luhut Izinkan KCI Impor 3 KRL Baru
Bene Dion mengatakan, sejatinya dirinya harus berpikir agak panjang ketika menggarap sebuah film. Hal itu karena dia memiliki reputasi pasitif berhasil mengantarkan film Ngeri Ngeri Sedap sebagai film lokal yang disukai oleh banyak orang.
Setelah berpikir cukup panjang, Bene Dion akhirnya menggarap film Ganjil Senap. Dia merasa cukup percaya diri ketika menggarap film ini karena sudah cukup lama berada di Jakarta.
"Film Ganjil Genap sebagai bentuk penghormatan untuk kota Jakarta. Saya niat menggarap film ini setelah 10 tahun tinggal di Jakarta," kata Bene Dion di bilangan Epicentrum Rasuna Said Jakarta Selatan.
Rasa percaya dirinya bertambah setelah proses pembuatan film Ganjil Genap ini dia berkolaborasi dengan rumah produksi kenamaan tanah air, MD Pictures.
Lewat film Ganjil Genap, Bene Dion hendak memberikan penggambaran bahwa Jakarta memiliki banyak sudut yang sejatinya menyenangkan sarat akan memori. Film garapannya ini dibalut dengan sentuhan komedi di dalam ceritanya.
Oka Antara mengatakan, dirinya sebenarnya harus menghela napas sejenak ketika ditawari untuk bermain dalam film Ganjil Genap. Pasalnya, beban komedi dilimpahkan kepada pemain.
"Film kan biasanya ada pelawak atau komika yang main untuk memberikan unsur komedi. Tapi di film ini dibebankan ke pemain," katanya.
Film Ganjil Genap menceritakan tentang pasangan kekasih bernama Gala (Clara Bernadeth) dan Bara (Baskara Mahendra), yang menjalib kisah cinta mereka di kota Jakarta. Mereka sudah sekitar 13 tahun menjalin hubungan.
Baca Juga: Sejumlah Nama Jenderal Masuk Bursa Calon Wakapolri
Sejatinya mereka saling melengkapi satu sama lain dalam hal mentaati peraturan lalu lintas ganjil genap.Namun sayangnya Gala ditinggalkan oleh kekasihnya disaat hubungan mereka selangkah lagi menuju pernikahan. (*)