Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Mei 2025, 15.30 WIB

Simak, Rekomendasi Saham dan Reksa Dana Saham untuk Trading Pekan Ini

Ilustrasi: Sejumlah orang berjalan di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (25/4/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi: Sejumlah orang berjalan di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (25/4/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Imam Gunadi membagikan tiga rekomendasi saham dan satu reksa dana saham untuk trading pekan ini selama masa perdagangan yang dimulai Senin-Jumat, 5-9 Mei 2025. 

Berbicara tentang potensi market selama perdagangan itu, Imam mengimbau para trader untuk mencermati sejumlah sentimen global dan domestik. Ia meminta para trader memantau suku bunga The Fed atau Fed Fund Rate (FFR) yang akan segera diumumkan pekan ini. 

"Konsensus memproyeksikan bahwa The Fed masih akan menahan suku bunganya di angka 4,5 persen. Hal ini tentu karena tingkat inflasi yang masih berada di atas target The Fed yaitu 2 persen. Namun tidak menutup kemungkinan, berdasarkan data yang rilis di pekan kemarin bisa saja memberikan kejutan pasar, apalagi setelah data GDP AS pada Kuartal I-2025 terkontraksi," ujar Imam dalam analisis yang diterima JawaPos.com, Senin (5/5). 

Selanjutnya dari domestik, ada 2 sentimen yang wajib diperhatikan, yakni Produk Domestik Bruto (PDB) Kuartal I-2025 dan Indonesia Consumer Confidence April 2025. Terkait Produk Domestik Bruto (PDB) Kuartal I-2025, pada pekan ini Badan Pusat Statistik akan merilis data pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2025. 

Adapun konsensus menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi akan turun ke 4,91 persen (yoy). Sementara itu, proyeksi penurunan ini tentunya tidak terlepas dari perlambatan ekonomi global yang disebabkan oleh perang dagang dan menguatnya USD-IDR. 

"Penguatan dolar terhadap Rupiah juga membuat dilema Bank Indonesia antara harus memangkas suku bunga atau menahan suku bunganya," jelas Imam. 

"Adapun selanjutnya terkait Indonesia Consumer Confidence April 2025, Indonesia Consumer Confidence layak dipantau karena pertumbuhan Indonesia porsi paling besar masih berasal dari consumption. Pada periode sebelumnya, Indonesia Consumer Confidence turun dari berbagai sisi," sambungnya. 

Rekomendasi IPOT Pekan Ini 

Guna merespons dinamika pasar berdasarkan sentimen terkini di atas, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) merekomendasikan 3 saham dan 1 Reksa Dana Saham Power Fund Series (PFS) untuk inspirasi trading pada pekan ini hingga Jumat, 9 Mei 2025. 

1. Buy on pullback EMTK (Entry 570-575, Target 600, SL <555). 

Kinerja yang baik dari EMTK pada Q1 dan efisiensi di sektor media yang dapat memperbesar margin keuntungan EMTK dinilai dapat menjadi motor penggerak EMTK. Selain itu, EMTK juga bukan sektor yang terlalu terdampak dengan adanya perang dagang ini. 

2. Buy on pullback CNMA (Entry 147-149, Target 158, SL <142).
Meskipun pada Kuartal I-2025 kinerja CNMA merugi, namun pada awal Kuartal 2 khususnya April 2025, CNMA mencatatkan rekor 14 juta penonton yang dapat membuat kinerja berbalik pada Kuartal 2 nanti, hal ini juga menggambarkan bahwa sektor ini tidak terlalu terpengaruh oleh perlambatan ekonomi global.
 
3. Buy on breakout ANTM (Entry 2310-2340, Target 2450, SL <2240). 

Meskipun harga emas global sudah mulai menurun, namun perlambatan ekonomi AS dinilai dapat membuat USD kembali melemah terhadap XAU, selain itu juga kinerja ANTM yang diproyeksi akan solid di tahun ini serta catatan akumulasi asing akan menjadi motor penggerak kenaikan lanjutan untuk saham ANTM. 

4. Buy on pullback Reksa Dana Saham Premier ETF PEFINDO i-Grade (XIPI) (Entry 200-203, Target 210, SL <196). 

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore