JawaPos.com - Laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling dinanti.
Duel dua kekuatan besar sepak bola dunia itu bukan hanya memancing antusiasme para suporter, tetapi juga memicu perang komentar dari sejumlah tokoh publik di Inggris.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah presenter televisi asal Inggris, Piers Morgan. Sosok yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan Cristiano Ronaldo itu secara terbuka meremehkan pengaruh Lionel Messi jelang pertemuan kedua tim. Menurut Morgan, perhatian publik terlalu berlebihan terhadap kapten Argentina tersebut.
Dalam unggahannya di media sosial, Morgan menilai pertanyaan mengenai cara Inggris menghentikan Messi bukanlah hal yang paling penting.
Ia justru meyakini Argentina yang seharusnya memikirkan cara membendung Jude Bellingham, gelandang muda yang tampil impresif sepanjang turnamen.
"Semua pembicaraan tentang bagaimana Inggris akan menghentikan Messi sangat berlebihan. Pertanyaan yang lebih penting adalah bagaimana Argentina akan menghentikan Bellingham. Dialah superstar sesungguhnya di Piala Dunia ini," tulis Morgan.
Pernyataan itu dengan cepat menjadi perbincangan di media sosial. Banyak pendukung Inggris menyambut optimistis komentar tersebut, sementara tidak sedikit pula yang menganggap Morgan terlalu meremehkan kemampuan Messi yang sudah berkali-kali membuktikan kualitasnya di panggung terbesar sepak bola dunia.
Morgan sendiri memang dikenal sebagai salah satu pendukung terbesar Cristiano Ronaldo. Hubungan keduanya sudah terjalin selama beberapa tahun terakhir.
Bahkan, Morgan pernah mengungkapkan bahwa komunikasi mereka bermula dari sebuah pesan langsung di Instagram setelah Ronaldo menonton dokumenter yang ia buat.
Kedekatan itu membuat Morgan kerap membela Ronaldo dalam berbagai perdebatan, termasuk ketika membandingkannya dengan Lionel Messi. Karena itu, komentarnya menjelang semifinal Piala Dunia 2026 kembali memancing diskusi mengenai rivalitas dua megabintang tersebut.
Di sisi lain, Jude Bellingham memang tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol bersama Inggris sepanjang turnamen.
Gelandang Real Madrid itu menjadi motor permainan The Three Lions berkat kemampuannya mengatur tempo, membantu pertahanan, sekaligus memberi ancaman di lini depan.
Penampilan konsistennya membuat banyak pengamat menilai Bellingham layak disebut sebagai salah satu kandidat pemain terbaik di Piala Dunia 2026.
Kepercayaan diri dari kubu Inggris juga datang dari mantan gelandang tim nasional, Joe Cole. Sebelumnya, Cole menyatakan Inggris memiliki kualitas yang cukup untuk menghentikan langkah Argentina.
Ia bahkan melontarkan pernyataan bernada sindiran dengan mengatakan bahwa Inggris harus "membuat Messi tertidur" agar bisa melangkah ke final.
Komentar Morgan dan Cole menggambarkan besarnya optimisme yang berkembang di Inggris menjelang pertandingan penting tersebut. Meski demikian, Argentina tetap datang dengan modal yang tidak bisa dianggap remeh.
Tim Tango masih diperkuat Lionel Messi yang tampil konsisten dan berambisi membawa negaranya mempertahankan gelar juara dunia.
Pengalaman Messi di laga-laga besar menjadi salah satu kekuatan utama Argentina. Di usia yang tidak lagi muda, kapten Albiceleste itu masih mampu menjadi pembeda melalui visi bermain, umpan akurat, hingga kemampuannya mencetak gol pada momen-momen krusial.
Semifinal nanti pun diprediksi berlangsung sengit. Inggris berharap Jude Bellingham kembali menjadi pembeda, sedangkan Argentina akan mengandalkan pengalaman serta magis Lionel Messi untuk mengamankan tiket menuju partai final.
Terlepas dari berbagai komentar yang beredar sebelum pertandingan, hasil akhir tetap akan ditentukan oleh penampilan kedua tim di atas lapangan.