JawaPos.com — Folarin Balogun terpilih sebagai Player of The Week versi JawaPos.com setelah menjadi aktor utama kemenangan Amerika Serikat 4-1 atas Paraguay pada laga Grup D Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium, 13 Juni 2026.
Penyerang AS itu mencetak dua gol, meraih penghargaan Man of the Match, dan tampil sebagai pemain paling menonjol sepanjang pekan pertama turnamen.
Penampilan Balogun terasa istimewa karena terjadi di tengah sorotan ribuan pendukung tuan rumah serta deretan selebritas dunia yang hadir langsung di stadion.
Striker milik AS Monaco itu menjawab ekspektasi dengan performa tajam yang menjadi pembeda dibanding para pemain lain pada pekan pembuka Piala Dunia 2026.
Mengapa Folarin Balogun Layak Menjadi Player of The Week?
Balogun menjadi satu-satunya pemain yang mencetak brace sekaligus membawa timnya meraih kemenangan meyakinkan pada pekan pertama Piala Dunia 2026.
Dua gol yang dicetaknya menjadi fondasi kemenangan Amerika Serikat sebelum ditutup gol bunuh diri lawan dan aksi Gio Reyna di penghujung pertandingan.
Persaingan sebenarnya cukup ketat mengingat banyak pemain tampil impresif.
Kai Havertz membawa Jerman menghancurkan Curacao 7-1, Alexander Isak membantu Swedia menang 5-1 atas Tunisia, sementara Virgil van Dijk tampil solid saat Belanda bermain imbang 2-2 melawan Jepang.
Namun, dampak permainan Balogun terhadap hasil akhir pertandingan menjadi faktor utama.
Amerika Serikat bukan hanya menang, tetapi juga menunjukkan status sebagai salah satu kandidat kuat yang siap berbicara banyak di turnamen yang digelar di kandang sendiri.
Dari 12 pertandingan yang telah berlangsung sejak 12 hingga 15 Juni 2026, Balogun menjadi sosok yang paling mencuri perhatian.
Ia sukses mengubah tekanan laga pembuka menjadi panggung pembuktian di hadapan publik sendiri.
Statistik yang Membuktikan Ketajaman Balogun
Performa Balogun tidak hanya terlihat dari dua gol yang dicetaknya. Statistik pertandingan menunjukkan dominasi sang striker sepanjang laga melawan Paraguay.
Balogun mencatat rating 9,0, tertinggi di pertandingan tersebut. Ia melepaskan lima tembakan dengan tiga di antaranya mengarah tepat ke gawang dan menghasilkan dua gol.
Menariknya, nilai expected goals (xG) Balogun hanya 0,47. Artinya, dua gol yang dicetak menunjukkan kualitas penyelesaian akhir yang sangat efektif karena mampu melampaui peluang yang tersedia.
Data expected goals on target (xGOT) mencapai 1,65 juga menggambarkan akurasi tembakannya.
Salah satu gol bahkan lahir melalui sepakan keras ke sudut atas gawang pada masa injury time babak pertama yang membuat stadion bergemuruh.
Selain produktif di depan gawang, Balogun juga aktif bergerak. Ia mencatat 32 sentuhan bola, delapan kali membawa bola, tiga progressive carries, dan empat kali dilanggar lawan.
Dalam aspek fisik, pemain berusia 24 tahun tersebut menempuh jarak 7,5 kilometer selama pertandingan. Ia juga melakukan 12 sprint dengan kecepatan maksimum mencapai 29,8 km/jam.
Statistik itu menunjukkan Balogun bukan hanya finisher di kotak penalti. Ia juga berperan dalam mobilitas serangan Amerika Serikat sepanjang pertandingan.
Mimpi yang Menjadi Kenyataan di Rumah Sendiri
Balogun mengaku kemenangan atas Paraguay menjadi salah satu momen paling berkesan dalam kariernya. Ia merasa impiannya bermain di panggung terbesar sepak bola dunia akhirnya terwujud.
"Ini adalah momen yang luar biasa. Ini adalah malam yang menakjubkan dan sesuatu yang telah saya impikan sejak lama. Saya berkomitmen untuk AS dan sebagian dari komitmen itu adalah keinginan untuk bermain di panggung terbesar dan membalas kepercayaan para penggemar," ujar Balogun kepada FIFA.
Baca Juga: Makna Tersembunyi di Balik Selebrasi Gol Gio Reyna Saat Amerika Serikat Hancurkan Paraguay
Mantan pemain Arsenal itu juga menegaskan kebanggaannya bisa tampil di hadapan publik sendiri. Menurutnya, atmosfer Piala Dunia di Amerika Serikat memberikan pengalaman yang sulit dilupakan.
"Bermain di depan para penggemar di kandang sendiri berarti segalanya bagi saya. Piala Dunia di tanah kelahiran kami. Saya sangat senang dan sangat bangga kepada semua orang."
Balogun sebenarnya sempat mencetak gol yang dianulir karena offside. Namun, kegagalan tersebut tidak membuatnya kehilangan fokus hingga akhirnya mencetak dua gol yang menentukan.
Menariknya, ini bukan kali pertama Balogun menjadi mimpi buruk Paraguay. Pada laga persahabatan November lalu, ia juga mencetak gol kemenangan Amerika Serikat saat menang 2-1 atas lawan yang sama.
"Ini seperti buah ceri yang jatuh. Saya tahu saya pernah mencetak gol melawan mereka sebelumnya dan melakukannya lagi di panggung yang lebih besar adalah mimpi yang menjadi kenyataan," kata Balogun.
Amerika Serikat Langsung Mengirim Pesan ke Para Rival
Kemenangan telak atas Paraguay membuat Amerika Serikat langsung berada dalam posisi ideal di Grup D. Tiga poin menjadi modal penting sebelum menghadapi Australia pada pertandingan berikutnya.
Pelatih Mauricio Pochettino juga mendapat banyak hal positif dari laga pembuka tersebut. Selain produktivitas lini depan, chemistry antarpemain terlihat semakin matang.
Penyerang Amerika Serikat Ricardo Pepi menilai kemenangan itu memberikan suntikan kepercayaan diri yang sangat besar bagi tim. Bermain di depan pendukung sendiri membuat suasana pertandingan terasa spesial.
"Tentu saja ini menempatkan kami di posisi yang baik. Ini menunjukkan betapa solidnya tim kami dan kami siap untuk pertandingan selanjutnya, dan suasana di sini sangat positif," ujar Pepi.
Piala Dunia 2026 memang baru memasuki pekan pertama. Namun, jika mampu mempertahankan performa seperti saat menghadapi Paraguay, Balogun berpeluang menjadi salah satu bintang terbesar turnamen ini.
Untuk saat ini, tidak ada pemain yang mampu menggabungkan kualitas individu, efektivitas, dan dampak terhadap kemenangan tim sebaik Folarin Balogun.
Karena alasan itulah JawaPos.com menobatkannya sebagai Player of The Week Piala Dunia 2026.